Pangan Merupakan Hak Asasi

Diposting : 22 Feb 2017 | 08:40:29 WITA Kategori : Berita Lainnya

Keamanan pangan bagi anak didik khususnya yang menuntut ilmu di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), sangat penting. Mengingat pangan sebagai kebutuhan, yang pemenuhannya merupakan hak asasi setiap masyarakat yang harus tersedia. Dan cukup dalam setiap waktu, aman, bermutu dan bergizi.

Dan menurut Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K Demak, menjamin keamanan pangan merupakan suatu keharusan. Terlebih pangan itu sering menjadi jajanan pelajar di sekolah. Maka dari itu pihaknya berinsiasi melakukan kerjasama dengan Dinas Pangan Kota Gorontalo, untuk mensosialisasikan tentang keamanan pangan di seluruh sekolah, yang ada di 9 kecamatan Kota Gorontalo. “Peran serta pihak sekolah untuk mensukseskan sosialisasi ini sangat dibutuhkan. Bukan hanya untuk pelajar, tapi sosialisasi ini perlu untuk disampaikan pada pengelola kantin sekolah,” ujar Jusmiati.

Pelajar yang masih duduk dibangku sekolah dasar, bagi Jusmiati sangat rentan terhadap penyakit. Untuk mencegah agar pelajar tidak terkena penyakit, yang diakibatkan dari mengonsumsi pangan yang tidak bergizi. Sosialisasi yang digelar PKK Kota Gorontalo bersama Dinas Pangan Kota Gorontalo tersebut, tentunya juga mebutuhkan dukungan dari orang tua siswa. “Minimal menyediakan makanan yang bergizi bagi anak,” jelas Jusmiati.

Senada di tambahkan Kadis Pangan Kota Gorontalo Ir. Hi, Tommy Jahja. MM, bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini tidak lain untuk mencegah penyebaran makanan yang tidak layak di lingkungan sekolah. Dan sosialisaso ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatkan mutu dan keamanan pangan terhadap anak. Karena pangan merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia, dan harus memenuhi ketersediaannya sehingga mencukupi, berkualitas baik, kuantitas serta keamanannya terjamin.

“Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar dilingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan. Karena ketika anak-anak mengkomsumsi pangan yang aman, ini merupakan kunci keberhasilan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” terang Tommy.

Lebih jelas Tommy ungkapkan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa dan guru sebagai penanggungjawab pendidikan di sekolah. Tentang penanganan keamanan pangan, khususnya jajanan anak-anak dilingkungan sekolah. “Jajananku aman, tubuhku sehat, belajarku cerdas,” tutur Tommy. (sumber radar)FOTO KUPING KIRI