Tunggu Survei DPP, Marten Taha Dapat Banyak Dukungan dari Kader Golkar Kota Gorontalo

Diposting : 28 Jul 2017 | 00:43:43 WITA Kategori : Berita Lainnya

Sebelum turunnya survei internal dari partai Golkar, ketua DPD II Partai Golkar Marten Taha menyerahkan hasil penjaringan kader di tiap kelurahan dan kecamatan di wilayah DPD II Kota Gorontalo ke DPD I partai Golkar Provinsi Gorontalo.

Informasi yang didapatkan Gorontalo Post bahwa penyerahan tersebut diberikan langsung Marten Taha kepada Paris Yusuf Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Rabu (26/7).

Ada beberapa nama yang tertuang dalam hasil penjaringan kader tersebut. Namun secara rinci Marten Taha tak menyebutkan siapa saja nama-nama tersebut. Kepada Gorontalo Marten Taha mengaku bahwa yang dilakukan DPD I Partai Golkar Kota Gorontalo untuk siapa calon Walikota/wakil Walikota yang diusung Partai Golkar sudah sesuai mekanisme.

Dimana hasil penjaringan kader partai Golkar dari tiap kelurahan yang kemudian diserahkan di kecamatan, selanjutnya dari kecamatan diserahkan ke DPD II, Rabu kemarin akhirnya DPD II menyerahkan berkas nama-nama tersebut ke DPD I.

“Selanjutnya DPD I akan menyerahkan nama-nama itu ke DPP partai Golkar. Nanti DPP akan melakukan survei siapa yang akan dicalonkan oleh Golkar maju di Pilwako,” kata Marten melalui pesan WhatsApp-nya kemarin.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Pemenangan Opini Yudin Laliyo ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo sudah melakukan mekanisme penjaringan calon-calon Walikota. Dari tingkat kelurahan, tingkat kecamatan dan kemudian diserahkan ke DPD II.

Itu dibuktikan dengan penyerahan berkas oleh ketua DPD II Partai Golkar Marten Taha ke DPD I untuk selanjutnya diserahkan ke DPP untuk dilakukan survei. Menurutnya sistem penjaringan partai Golkar diatur dalam Juklak nomor 06 partai Golkar, dimana calon dari partai Golkar dipilih berdasarkan sistem penjaringan.

“Kader partai Golkar di tiap-tiap kelurahan dan kecamatan sudah menentukan siapa yang mereka inginkan untuk dicalonkan menjadi Walikota yang akan diusung oleh Partai Golkar,” ucapnya.

Ada beberapa nama dalam penjaringan yang ditentukan kader Golkar Kota Gorontalo tersebut. Dimana sejumlah nama-nama itu berasal dari pengurus maupun kader Partai Golkar.

“Saya tidak hafal semua, sebagian besar didominasi kader Golkar yang dianggap mempuni untuk menjadi calon Walikota. Tetapi sebagian besar merujuk ke Marten Taha, sebab selama ini pak Marten Taha diaspirasikan untuk maju. Bahkan secara sikap pada Musda DPD II ketika ia terpilih. Pengurus kecamatan meminta untuk Marten maju di Pilwako pada periode kedua. Dan dengan tegas Marten mengatakan siap dan bersedia maju di Pilwako putaran kedua nanti, sesuai dengan amanat Musda,” sambungnya.

“Itu satu indikasi yang kuat yang mengamanatkan pak Marten akan maju untuk periode kedua ini dan diusung oleh partai Golkar,” tegasnya.