ASYURA MOMENTUM PERSATUAN UMAT

Diposting : 03 Oct 2017 | 08:18:22 WITA Kategori : Berita Lainnya

Sepuluh Muharram yang didalam islam dikenal dngan hari asyura merupakan hari yang bersejarah dalam perjalanan nabi dan rasul dalam menyiarkan agama tauhid. Tanggal sepuluh muharram banyak peristiwa dan kejadian yang luarbiasa yang dialami oleh nabi dan rasul diataranya adalah salamatnya Nabi Mussa AS dan pengikutnya menyebrangi laut merah, karena di kejar raja firaun dan bala tentaranya. Haltersebut disampaikan asisten pemerintahan dan kesra deddy kadullah saat menghadiri peringatan sepuluh muharram tingkat kota gorontalo, jumaat (29/9) bertempat di Masjid Agung Baiturahim. Sesunggunya peristiwa yang terkandung pada sepuluh Muharam memiliki makna historis yang cukup dalam sehingga sangat tepat kalau setiap tahun kita memperingati nya.

KOTA SUKSES SINGKIRKAN 516 PESAING

Diposting : 03 Oct 2017 | 08:17:56 WITA Kategori : Berita Lainnya

Keberhasilan kota Gorontalo mendapat anuggarah budaya dari kementrian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, ternyata penuh perjuangan. Direktur warisan dan diplomasi budaya kementrian pendidikan dan kebudayaan RI, Nadjmuddin Ramly mengatakan , anuggrah kebudayaan bukanlah sesuatu yang mudah untuk di raih. Namun, untuk bisa menjadi 5 besar penerima anuggrah banyak persyaratan yang harus di penuhi. Persyaratan pertama adalah daerah dengan tingkat korupsi rendah dimana kota gorontalo dalam hal pengelolaan kauangan daerah telah tiga kali berturut turut meraih predikat WTP dari BPKRI. Kami mengucapkan kepada pemerintah kota gorontalo atas konstitensi dalam melestarikan budaya. Dengan kebererhasilan tersebut, nadjamuddin ramliy berharap agar dapat mempertahankan dan melestarkan semua warisan-warisan budaya leluhur dalamrangka pengembangan kota gorontalo kedepan saya berharap dengan, kota gorontalo akan lebih berwarna, lebih bermartabat dan lebih beradap, karena hanya dngan kedaulatan kebudayaan kita bias membangun sebuah kesejakteraan,” pungkasnya.

KOMITMEN KEMBANGKAN BUDAYA,PEMKOT DIAPRESIASI KEMENDIKBUD

Diposting : 03 Oct 2017 | 08:17:09 WITA Kategori : Berita Lainnya

Komitmen pemerintah Kota Gorontalodlam melestarikan dan mengmbangkan budaya daerah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Melaluai kementrian pendidikan dan kebudayaan RI, akhir pecan kemarin kota Gorontalo menjadi salh satu dri lima daerah di Indonesia yang memperoleh anugerah kebudayaan tahun 2017. Ditemui usai menerima anugerah kebudayaan, Walikota Gorontalo Marten Taha mengatakan bahwa anugerah yang diterima in tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat dalam melestarikan adat dan budaya local. Dalam melestarikan budaya local, jelasnya, Pemerintah kota Gorontalo telah melakukan bebrbagai upaya mulai dari aspek penganggaran hingga pelksanaan berbagai kgiatan sperti festifal Pesona Otanaha.Di Kota Gorontalo sendiri memiliki beragam budaya,baik itu budaya tutur maupun budaya yang secara fisik dapat di lihat serta budaya yang berkembang dengan di landasi falsafa adat bersendikan syara, syara’ bersendikan kitabullah’.Bagi pemerintah kota Gorontalo,ungkapnya,anuggrah kebudayaan menjadi motifasi untuk terus mengembangkan dan melestarikan budaya, sekaligus menjaga dan merawat kebudayaan agar menjadi landasan.

Si Jago Merah Hanguskan Satu Rumah dan Pabrik Tahu di Telaga

Diposting : 28 Jul 2017 | 00:45:02 WITA Kategori : Berita Lainnya

Warga desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo atau yang berada di kompleks stadion 23 Januari Telaga, mendadak gempar.

Gara-gara kobaran api tiba-tiba muncul dari pondok milik Alm. Yakob Tanuu dan merembet hingga ke pabrik tahu milik Bani (50), dan rumah semi permanen milik Jahidin Rauf (57).

Akibat kebakaran yang terjadi Selasa (25/7) pukul 23.30 wita, tadi malam itu, ketiga tempat itu ludes.

Informasi diperoleh Gorontalo Post, Jahidin Rauf, saat itu sedang tertidur, ia kemudian tebangun karena terdengar bunyi kayu yang sedang terbakar.

Jahidin yang hanya tinggal sendirian itu, kemudian mencari sumber bunyi, ternyata berada di belakang rumahnya. Setelah dilihat, sebuah pondok milik Alm Yakub Tanuu sudah terbakar. Api cepat membesar dan merembet hingga ke rumahnya dan ke gudang pabrik tahu yang hanya berdekatan.

Warga yang mengetahui adanya kebakaran, langsung melakukan pertolongan. Namun usaha mereka tidak cukup untuk membuat sijago merah mereda, karena pondok dan rumah Jahidin yang hanya memiliki 1 kamar tidur itu mudah terbakar, alhasil sijago merah juga cepat menjalar ke gudang penyimpanan pabrik tahu beserta kandang sapi milik Bani(50).

Kepada Gorontalo Post, Jahidin mengaku kejadian yang menghanguskan rumahnya berlangsung sangat cepat, sehingga ia hanya bisa menyelamatkan beberapa potong pakaian saja. “Uang Rp 7,6 juta yang saya simpan, tidak sempat saya ambil, mungkin so hangus,”kata Jahidin yang hanya bekerja sebagai buru serabutan itu.

Dua unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman api, tak berapa lama api berhasil dijinakkan sehingga tak merembet lebih luas.

KA SPK Polsek Telaga AIPTU Toni Ali mengungkapkan, dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil hingga jutaan rupiah.

“Begitu pula dengan pemilik pabrik tahu mengalami kerugian Rp 5 juta,”jelas AIPTU Toni saat ditemui di lokasi kejadian, semalam. Ia belum bisa memastikan sumber api, hanya saja dugaan sementara berasal dari arus pendek listrik.

Tunggu Survei DPP, Marten Taha Dapat Banyak Dukungan dari Kader Golkar Kota Gorontalo

Diposting : 28 Jul 2017 | 00:43:43 WITA Kategori : Berita Lainnya

Sebelum turunnya survei internal dari partai Golkar, ketua DPD II Partai Golkar Marten Taha menyerahkan hasil penjaringan kader di tiap kelurahan dan kecamatan di wilayah DPD II Kota Gorontalo ke DPD I partai Golkar Provinsi Gorontalo.

Informasi yang didapatkan Gorontalo Post bahwa penyerahan tersebut diberikan langsung Marten Taha kepada Paris Yusuf Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Rabu (26/7).

Ada beberapa nama yang tertuang dalam hasil penjaringan kader tersebut. Namun secara rinci Marten Taha tak menyebutkan siapa saja nama-nama tersebut. Kepada Gorontalo Marten Taha mengaku bahwa yang dilakukan DPD I Partai Golkar Kota Gorontalo untuk siapa calon Walikota/wakil Walikota yang diusung Partai Golkar sudah sesuai mekanisme.

Dimana hasil penjaringan kader partai Golkar dari tiap kelurahan yang kemudian diserahkan di kecamatan, selanjutnya dari kecamatan diserahkan ke DPD II, Rabu kemarin akhirnya DPD II menyerahkan berkas nama-nama tersebut ke DPD I.

“Selanjutnya DPD I akan menyerahkan nama-nama itu ke DPP partai Golkar. Nanti DPP akan melakukan survei siapa yang akan dicalonkan oleh Golkar maju di Pilwako,” kata Marten melalui pesan WhatsApp-nya kemarin.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Pemenangan Opini Yudin Laliyo ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo sudah melakukan mekanisme penjaringan calon-calon Walikota. Dari tingkat kelurahan, tingkat kecamatan dan kemudian diserahkan ke DPD II.

Itu dibuktikan dengan penyerahan berkas oleh ketua DPD II Partai Golkar Marten Taha ke DPD I untuk selanjutnya diserahkan ke DPP untuk dilakukan survei. Menurutnya sistem penjaringan partai Golkar diatur dalam Juklak nomor 06 partai Golkar, dimana calon dari partai Golkar dipilih berdasarkan sistem penjaringan.

“Kader partai Golkar di tiap-tiap kelurahan dan kecamatan sudah menentukan siapa yang mereka inginkan untuk dicalonkan menjadi Walikota yang akan diusung oleh Partai Golkar,” ucapnya.

Ada beberapa nama dalam penjaringan yang ditentukan kader Golkar Kota Gorontalo tersebut. Dimana sejumlah nama-nama itu berasal dari pengurus maupun kader Partai Golkar.

“Saya tidak hafal semua, sebagian besar didominasi kader Golkar yang dianggap mempuni untuk menjadi calon Walikota. Tetapi sebagian besar merujuk ke Marten Taha, sebab selama ini pak Marten Taha diaspirasikan untuk maju. Bahkan secara sikap pada Musda DPD II ketika ia terpilih. Pengurus kecamatan meminta untuk Marten maju di Pilwako pada periode kedua. Dan dengan tegas Marten mengatakan siap dan bersedia maju di Pilwako putaran kedua nanti, sesuai dengan amanat Musda,” sambungnya.

“Itu satu indikasi yang kuat yang mengamanatkan pak Marten akan maju untuk periode kedua ini dan diusung oleh partai Golkar,” tegasnya.

Awas Paham Radikalisme

Diposting : 20 Jul 2017 | 01:46:25 WITA Kategori : Berita Lainnya

Sebagai Ibu kota Provinsi Gorontalo, seperti informasi yang dihimpun Wakil Walikota dr. Budi Doku. Kota Gorontalo selalu menjadi sasaran oknum pelaku tindak kriminal, untuk beraksi. Termasuk mereka yang bergabung dalam pembawa paham radikalisme. Ini harus diwaspadai semua masyarakat, untuk tidak terpengaruh terhadap orang baru. Yang terlihat berpenampian aneh, serta membawa paham radikalisme. “Jika menemukan hal seperti itu, segera melapor ke pusat pengaduan terdekat. Baik lurah, camat atau kepolisian setempat,” ujar Budi Doku. Pesan yang disampaikan Budi terhadap masyarakatnya itu, juga berkaitan dengan penggunaan media sosial. Yang diindikasikan, sering menjadi wadah bagi oknum yang tidak bertanggungjawab, memanfaatkan momen. Dan menurutnya, mayarakat harus paham dan cerdas, untuk memilah dan milih informasi dalam menggunakan medis sosial. dalam mewujudkan kewaspadaan itu, Budi tegaskan, pihak kelurahan dan kecamatan harus bertindak. Yakni menggelar program kegiatan kemasyarakatan, yang mampu memberikan pemahaman terhadap warga, tentang paham radikal. ” Supaya, warga kita sudah dilandasi dengan pemahaman yang baik, serta pengetahuan tentang bahaya paham radikal. Ini penting, ” terang Budi.

Sumber: Radar

Kota Tua, Tapi Modern

Diposting : 20 Jul 2017 | 01:25:08 WITA Kategori : Berita Lainnya

Kota Gorontalo, seperti dikatakan masyarakat banyak, adalah Kota Tua. Seiring dengan perkembangan zaman, dan dinobatkan sebagai Ibu Kota Provinsi Gorontalo. Kota yang disebut Tua, tampil moderen dibawah kepemimpinan Marten A Taha dan Budi Doku (MaDu). Seperti diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo DR. Ir. Hi. Ismail Madjid. cara kerjanya atasannya itu sangat administratif. Hal ini terlihat ketika Marten melahirkan sebuah kebijakan, dalam setiap membahas program pembangunan di daerah. Seperti program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), yang menjadi program prioritas Pemkot Gorontalo, yang tegaskan Marten untuk dilaksanakan sesuai aturan.

Sumber: Radar

Bhyangkara Adalah Pengayom Warga

Diposting : 20 Jul 2017 | 01:09:18 WITA Kategori : Berita Lainnya

Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 71, ucap Walikota Gorontalo Marten A Taha. Usia yang sudah matang ini ditubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tentu sudah banyak mengarungi suka duka yang beragam . Baik itu aksi tindak kriminaltas, serta ancaman yang sering hadir ditengah masyarakat. ” Polri banyak memberikan kontribusi pada Pemkot Gorontalo. Bukan hanya dalam penanganan tindak kriminalitas, tapi Polri selalu andil dalam program kerja Pemkot Gorontalo, seperti pelaksanaan pasar Rakyat Ramadhan belum lama ini,” terang Marten. Dalam hari yang special ini, Marten berharap tubuh Polri akan semakin kuat, jaya dan terus meningkatkan kerjasama antar instansi. Sinergitas yang selam ini terjaga, semoga dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Supaya kedepannya, antara Polri dan Pemkot dapat melahirkan satu program kerjasama yang baik.

Sumber: Radar

WALIKOTA RESMIKAN MAHYANI DI BULOTADAA BARAT

Diposting : 19 Jun 2017 | 00:54:28 WITA Kategori : Berita Lainnya

(KOTA) RANGKAIAN AGENDA SOSIAL YANG DILAKSANAKAN WALIKOTA GORONTALO MARTEN TAHA SELAMA BULAN SUCI RAMADHAN INI, BENAR-BENAR TELAH MEMBERIKAN MANFAAT YANG SANGAT POSITIF BAGI MASYARAKAT KOTA GORONTALO. PADA JUM’AT (16/6) KEMARIN, WALIKOTA MARTEN TAHA MERESMIKAN RUMAH LAYAK HUNI MILIK RAHMAT AHMAD,SEORANG WARGA KURANG MAMPU DI KELURAHAN BULOTADAA BARAT,KECAMATAN SIPATANA. DALAM PENYAMPAIANYA WALIKOTA MARTEN TAHA MEMAPARKAN PROGRAM PEMERINTAH KOTA GORONTALO DALAM MENGUPAYAKAN RUMAH LAYAK HUNI BAGI MASYARAKAT.
“PROGRAM INI KAMI LAKSANAKAN DI SELURUH WILAYAH KECAMATAN DIMANA HAL INI MENJADI BAGIAN DARI PROGRAM PEMERINTAH KOTA GORONTALO UNTUK MENGUPAYAKAN 460 UNIT RUMAH LAYAK HUNI DAN DISUSUL KEMUDIAN TAHUN INI MENJADI 997 UNIT,KATA WALIKOTA, DARI TOTAL 997 UNIT MAHYANI YANG DIBANGUN TERSEBUT,193 UNIT DIANTARANYA ADALAH PEMBANGUNAN BARU, SEMENTARA 804 UNIT LAINYA ADALAH PENINGKATAN KUALITAS “JADI KALAU MEMANG KONDISI RUMAH YANG MENDAPAT PROGRAM INI SUDAH TIDAK LAYAK MAKA KITA PROGRAMKAN UNTUK BANGUNAN BARU,DAN BAGI RUMAH YANG MASIH LAYAK KITA TINGKATKAN KUALITASNYA, DIMANA MASING” UNIT RUMAH, PELAKSANAAN PROGRAM RUMAH LAYAK HUNI (MAHYANI) INI DIALOKASIKAN ANGGARAN Rp 15 JUTA PER UNITNYA. MELALUI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS),”JELAS WALIKOTA”
PEMERINTAH KOTA GORONTALO SENDIRI KATA WALIKOTA RENCANANYA AKAN MEMBANGUN RIBUAN MAHYANI YANG AKAN DISEBAR DI SELURUH KECAMATAN, DIMANA UNTUK RTAHUN 2017 SUDAH ADA TIGA KECAMATAN YANG TERSENTUH PROGRAM TERSEBUT,ANTARA LAIN KECAMATAN KOTA TIMUR,KECAMATAN KOTA TENGAH,DAN KECAMATAN DUNGINGI.”SELEBIHNYA TENTU KITA AKAN PROGRAMKAN DI TAHUN 2018 NANTI JIKA BISA MENUNTASKAN TARGET,DAN JIKA BELUM MENUNTASKAN TARGET MAKA AKAN DIPROGRAMKAN LAGI PADA TAHUN 2019. “UJAR WALIKOTA” DALAM PERESMIAN MAHYANI TERSEBUT,WALIKOTA MARTEN TAHA JUGA MENYERAHKAN PAKET BAHAN KEBUTUHAN POKOK DI KECAMATAN SIPATANA. (GiP)

Tangani Kemiskinan Perlu Sinergitas

Diposting : 15 Jun 2017 | 01:13:36 WITA Kategori : Berita Lainnya

Pengentasan Kemiskinan, masih menjadi masalah serius yang terus dipecahkan secara nasional. Tidak terkecuali di Kota Gorontalo. Walikota Gorontalo Marten Taha, usai menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Pra Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Gorontalo Tahun 2018, Kamis (6/4) menuturkan, sangat tepat kiranya jika Musrenbang 2018 masih fokus pada penanggulangan kemiskinan. Dalam konteks ini, perlu ada keterpaduan atau sinergitas data dan program baik di tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi, maupun tingkat nasional.
“Data sasaran program by name by address, siapa yang menjadi sasaran, dimana alamatnya, program apa yang akan disalurkan, dan bagaimana kita menyalurkannya, nah, ini yang perlu kita sinergikan, baik dari perencanaan hingga implementasinya,” ujar Marten Taha.
Lebih lanjut, meskipun masalah kemiskinan menjadi masalah nasional, tetapi masing-masing daerah memiliki latar belakang dan karakter yang berbeda. “Contohnya, orang miskin di kota tentu berbeda dengan orang miskin di desa. Kalau di desa, meskipun tidak punya uang, tetapi dengan basis pertanian dan perikanan, orang miskin tetap bisa makan. Dan tentunya kondisi orang miskin di kota tidak seperti itu,” kata Walikota. Fakta menunjukkan bahwa, masyarakat miskin di daerah perkotaan cenderung terpusat dan terkonsentrasi pada kawasan kumuh, sehingga penanganan kemiskinan di wilayah kota harus ditempuh dengan penanganan kawasan kumuh.
Pemerintah Kota Gorontalo sendiri, telah menetapkan 6 kawasan kumuh di Kota Gorontalo yang akan ditangani secara bertahap melalui pemberian kebijakan dan penganggaran.
“Apa yang kita intervensi ? tentu menyangkut masalah lingkungan mereka, perumahannya, fasilitas penunjang kehidupannya, dan persoalan lain yang menyangkut masalah kehidupan mereka, dan kemudian kita intervensi kebutuhan mereka.” kata Marten. Di Kota Gorontalo sendiri, program gratis dari lahir sampai mati dan program unggulan yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Tapi kata Marten, untuk merubah tatanan dari kehidupan masyarakat di kawasan yang kumuh menjadi kawasan yang lebih baik, itu tidak mudah.
Tahun ini, upaya penataan kawasan kumuh di Kota Gorontalo telah dimulai dengan penataan tiga kawasan, masing masing Kelurahan Limba B, Biawu, dan Ipilo, dimana kawasan itu tengah diupayakan menjadi kawasan yang memiliki penghuni yang baik, perumahan yang baik melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadya (BSPS).
Pada tahun 2016, Program BSPS telah berhasil merealisasikan sedikitnya 400 unit rumah, dan pada tahun ini direncanakan akan terealisasi kurang lebih 717 unit rumah. “Insha Allah, dengan niat baik, kesungguhan dan kerja keras kita bersama, upaya pemenuhan kebutuhan melalui perbaikan pemukiman, lingkungan dan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat bisa menekan persoalan kemiskinan di Kota Gorontalo. Disamping didukung pula dengan berbagai program yang bersifat pengamanan sosial dan pemberdayaan seperti PKH dan KUBE ,” pungkas mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut.17854801_362799660781070_3257000779783490814_o

17854882_362799880781048_3631675785548545615_o

17855033_362799837447719_8982961242070469376_o

Berita Terkini