Maret 2017, Inflasi Kota 0,04 Persen

Diposting : 04 Apr 2017 | 02:17:16 WITA Kategori : Berita Lainnya

Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Gorontalo dari 123,74 menjadi 123,79, menjadi faktor utama kota mengalami inflasi sebesar 0,04 persen. hal tersebut Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku tegaskan, harus menjadi perhatian serius Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Sebab di Bulan Februari. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis hal yang sama. sumber BPS Provinsi Gorontalo, IHK menjadi faktor utama terjadinya inflasi sekitar 0,03 persen. Kini di Bulan Maret, bukannya menurun, tapi sebaliknya meningkat inflasi itu sebesar 0,04 persen. Berdasarkan data yang berhasil diperolehnya dari BPS Provinsi Gorontalo, tercatat inflasi Kota Gorontalo terjadi karena adanya kenaikan indeks pada lima kelompok pengeluaran. Diantaranya, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,18 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,22 persen. Serta kelopok sandang sebesar 0,39 persen, kelopok kesehatan sebesar 1,38 persan, dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,18 persen. Dan jika tidak segera mungkin ditangani dan dipandang serius, maka dampaknya terhadap masyarakat khususnya mereka tidak mampu, akan akan tidak baik. “Sedangkan kelompok yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok bahan makanan sebesar -0,35 persen dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesae -0,24 persen, “jelas Budi Doku

Sumber: Radar

Buah “Manis” Dari Kartu Sejahtera

Diposting : 30 Mar 2017 | 03:13:45 WITA Kategori : Berita Lainnya

Program dalam rangka menjawab kesetaraan bagi masyarakat ini, bertujuan agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan yang mudah. Seperti identitas kartu ini, adalah sebuah kartu yang dimiliki multi manfaat, yaitu sebagai alat untuk melayani masyarakat dalam bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang ekonomi, dan layanan public lainnya. Bahkan sejak dicanangkan program pelayanan gratis ini, mulai Bulan Januari tahun 2015 hingga 2016 kemarin melalui kartu tersebut. Implementasi dan realisasi program ini, telah menunjukkan progres yang positif dan memperoleh apresiasi serta penghargaan dari masyarakat. Kata Walikota Gorontalo Marten A Taha, hal itu dapat dilihat dari berbagai bpencapaian yang diperoleh Pemerintah Kota, berkat kerjasama dari semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang baik. contohnya, program gratis biaya persalinan atau kelahiran. Dimana pada tahun 2014 telah memberikan manfaat pada 3.840 masyarakat sebagai penerima manfaat, dengan alokasi anggaran sebanyak Rp. 3.657.257.000, dan realisasi anggarannya mencapai Rp 3.651.257.000. Sehingga jika di evaluasi kembali, di 2014 lalu program gratis biaya persalinan atau kelahiran ini terlaksana dngan presentase 100 persen. Ditahun 2015 kemarin program ini mengalami peningkatan yang signifikan, dari sisi penerima manfaatnya yang mencapai 4.016 jiwa. Dengan alokasi anggaran 671.256.000, dimana pencapaian persentasenya sekitar 78 persen. “Ditahgun 2016 kemarin presentase dari program tersebut meningkatkan sampai 83 persen, karena mampu merealisasikan anggaran sebanyak Rp 483.000.000 dari alokasi anggaran berjumlah Rp 580.906.375. Dari capaian-capaian tersebut, program ini terlaksana dengan baik dan telah memberikan pelayanan 100 npersen bermanfaat pada 11.53 penerima manfaat selama tiga tahun berturut-turut, “ujar Marten.

Sumber: Radar

Gempa Guncang Gorontalo

Diposting : 30 Mar 2017 | 02:47:58 WITA Kategori : Berita Lainnya

Gempa tektonik yang mengguncang Daerah Luwuk dan Gorontalo pukul 15.20 Wita Rabu, dengan kekuatan M=4,9. Dan terletak pada koordinat 0,03 LS dan 123,28 BT, tepatnya di Teluk Tomini yang berjarak b66 Km arah timur laut Kota Gorontalo, pada kedalaman 142 KM. Kata Kepala BPBD Kota Gorontalo Ir. Hi, Rustam Rahman, tidak berpotensi Tsunami. Karena sesuai informasi yang berhasil di himpun BPBD Kota Gorontalo melalui BMKG, menunjukkan bahwa gempa yang di rasakan sampai ke wilayah Kota Gorontalo itu, tidak memberikan potensi kerusakan bangunan. “Gempa bumi ini termasuk dalam klasifiokasi gempa bumi berkedalaman menengah, akibat aktivitas subsidi Lempeng Maluku Utara yangt menunjam ke bawah lengan Sulawesi Utara dan mengalami deformasi berupa patahan naik pada kedalaman 142 km, “jelas Rustam.

Sumber: Radar

e- Goverment Bukan Slogan Belaka

Diposting : 30 Mar 2017 | 02:11:28 WITA Kategori : Berita Lainnya

Untuk memperkuat sistem akuntabilitas keuangan daerah di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, terobosan baru pun dilahirkan. Tidak terkecuali adalah sistem pembayaran dilakukan secara online, atau biasa disebut Kas Daerah Online (Kada Online). Serta penerapan e-Goverment, yang dilaksanakan bukan hanya sekedar slogan belaka. Seperti e-tax dan penerapan arus kas atau penerimaan dan pengeluaran keuangan Pemerintah Kota Gorontalo, yang dapat dipantau setiap saat melalui Gorontalo Command Center (GCC). Nah, inovasi yang dilahirkan Pemerintah Kota Gorontalo tersebut, mendapat penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) RI. Karena berhasil menyusun dan menyajiakn laporan keuangan dengan capaian standar tertinggi, dalam akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah. Tidak terkecuali adalah keberadaan Gorontalo Command Center (GCC), kata Walikota Gorontalo Marten A Taha cukup efektif, dalam melakukan pemantauan semua aktifitas semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat dan lurah. Melalui pengeporasian puluhan aplikasi, yang disajikan GCC. Seperti aplikasi SOROTS (Smart Online Reporting And Complain Tools Sistem). Aplikasi ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan secara langsung, kepada kepala daerah berbagai hal, yang disertai dengan komentar, narasi, foto, dan video. Dengan adanya laporan tersebut kepala daerah bisa segera mendisposisi secara online ken SkPDterkait. ” GCC juga bisa mengontrol aktifitas dan kinerja kelurahan juga kecamatan, serta memantau kegiatan masyarakat dibeberapa titikk tertentu. Sehingga GCC juga dapat merekam tindakan kriminal yang terjadidi Kota Gorontalo. Disamping itu aplikasi lain yang terhubung dalam sistem GCC adalah e-education, untuk mengontrol aktifitas di sekolah yang dapat di manfaatkan oleh orang tua siswa, repositori sebagai Bank Data Pemerintah Daerah, dan sejumlah aplikasi lainnya, ” ujar Marten.

Sumber: Radar

Pengadaan Obat-Obat “Telan” Anggaran Rp 6,8 Miliyar

Diposting : 30 Mar 2017 | 01:43:32 WITA Kategori : Berita Lainnya

Seperti yang diungkapkan Wakil Walikotya Gorontalo dr. Budi Doku, pengadaan obat-obatan yang dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo bmeklalui instansi terkait pada tahun 2016, memakan anggaran sebesar Rp 6,8 Miliyar. Ia berharap, dalam proses pengadaan itu semoga tidak ditemukan ada kejanggalan sepertti kerugian negara. Karena menurutnya, namanya pengadaan barang dan obat-obatan ini, sangat rawan terjadi penyelewengan yang akan berakibat sampai ke rana hukum. “Saat ini Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Gorontalo dan Inspektorat, tengah melakukan audit terhadap pengadaan obat-obatan. Yang diketahui sekitar 70 persen pengadaannya melalui e katalog, dan sisanya 30 persen melalui tender dan telah didistribusikan ke pusat pelayanan kesehatan yang ada di Kota Gorontalo, “ujar Budi Doku.Ia katakan hal seperti ini Pemerintah Kota terbuka, bahkan dirinya berterima kasih jika proses pengadaan tersebut ada pengawasan dari semua pihak. Seperti DPRD, Kejaksaan, BPK, Inspektorat dan lembaga serta instansi lainnya. Tidak hanya itu, jika ada temuan dari proses audit yang dilakukan BPK RI Perwakilan Gorontalo, terhadap pengadaan barang itu.

Sumber: Radar

Pasca Kebakaran, Rustam Minta Warga Lebih Waspada

Diposting : 29 Mar 2017 | 07:39:56 WITA Kategori : Berita Lainnya

Musibah kebakaran gudang kapok yang dialami Sadia Husain Warga Kecamatan Dungingi, hari senin tanggal 27 maret 2017 pukul 13.50 Wita. Kepala BPBD Kota Gorontalo Ir. Hi, Rustam Rahman berharap, agar dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat lain, khususnya di Kecamatan Dungingi, untuk lebih hati-hati dan waspada dalam beraktivitas. “Karena musibah yang melanda masyarakat, tidak selamanya diakibatkan oleh kelalaian masyarakat. Tapi, ada juga diakibatkan oleh factor alam, seperti cuaca dan lain sebagainya, “ Ujar Rustam. Sosialisasi yang sering dilaksanakan BPBD Kota Gorontalo, adalah alternative yang baik bagi masyarakat, untuk dapat mencegah atau menangani bencana yang dating. Tidak terkecuali koordinasi dengan oinstansi terkait, bila ada potensi bencana yang akan terjadi dilingkungan dimana masyarakat bermukim. “Ini tentunya bukan hanya menjadi pengalman untuk masyarakat agar lebih berhati-hati. Tapi menjadi Pekerjaan Rumah (PR) kami, untuk dapat meningkatkan program sosialisasitentang penanganan bencana, “ tutur Rustam

Sumber: Radar

LKPJ 2016 Adalah Progres Pelaksanaan Tugas

Diposting : 29 Mar 2017 | 07:25:21 WITA Kategori : Berita Lainnya

Menurut Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku, Laporan Kinerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Gorontalo, tahun anggaran 2016. Adalah merupakan progress report atas pelaksanaan tugas, dan pencapaian kinerja selama satu tahun berjalan. Yang akuntabilitas antara Pemerintah daerah, dengan DPRD Kota Gorontalo, juga menjadi konsekuensi atas berbagai kesepakatan bersama. Untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat, yang telah dituangkan dalam APBD Kota Gorontalo, tahun 2016. “Maka dari itu, sangat wajar jika LPKJ ini disebut sebagai pemberian keterangan Walikota pada DPRD, menyangkut pelaksanaan tugas-tugas desentralisasi, pembantuan dan tugas umum Pemerintahan selama 2016. Merupakan tahun ketiga pemerintahan masa bakti 2014-2019, “ ujar Budi Dok. Berkaitan dengan hal itu, visi Pemerintahan Kota Gorontalo yang tertuang dalam RPJMD Kota Gorontalo, tidak lain untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, maju, aktif, religus dan terdidik. Dapat dilihat dari program dan kegiatan setiap tahun, yang telah berdampak pada perkembangan indicator makro Kota Gorontalo, meski disadari, bahwa pencapaian tersebut masih belum sesuai dengan target yang diharapkan bersama, “Namun upaya secara optimal untuk dapat memperoleh hasil yang maksimal dalam merealisasikannya, telah dilakukan Pemerintah Kota, “ ujar Budi Doku. Kemudian gambaran umum berkaitan dengan pelaksaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2016. Kata Budi Doku, selain berasal dari Pendapatan Asli Daearah (PAD), juga dari dana perimbangan dan lain sebagainya merupakan PAD yang sah. Juga sebagai upaya Pemerintah Kota untuk meningkatkan pendapatan daerah, dengan cara intensifikasi dan ektensifikasi. “Pendapatan daerah tahun 2016 yang ditargetkan sebesar Rp 1.033.898.351.556 Dan realisasinya Rp 948.313.978.857. Nah, disini jika dilihat, sekitar 91,72 persen realisasi yang capai Pemerintah Kota, “ jelas Budi Doku

Sumber: Radar

Pemkot, BKKBN, DPPKBP3A dan TNI, solid

Diposting : 29 Mar 2017 | 06:54:14 WITA Kategori : Berita Lainnya

Untuk meningkatkan pelayanan vasektomi, atau dikenal dengan pelayanan Keluarga Berencana (KB) bagi kaum pria Pemerintah Kota Gorontalo menjalin koordinasi lintas sector, dengan instansi pemerintahan provinsi hingga TNI. Hal ini xeperti dalam aktivitas yang berlangsung selama tiga hari terhitung sejak jumat hingga minggu di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) TNI. Dimana merupakan tindak lanjut dari kegiatan peningkatan pengetahuan, dan percepatan pencapaian sasaran, yang sebelumnya dilaksanakan di Naca’s Café. “ Ada 20 orang yang kami layani dalam program ini, di antara jumlah tersebut ada 5 orang asal Kota Gorontalo, “ ujar Hj. Nulika Melati, Kepala DPPKBP3A Kota Gorontalo. Ia jelaskan lagi, lima orang tersebut diantaranya, dua dari Kecamatan Hulonthalangi, dan tiga lainnya masing-masing dari Kecamatan Dungingi, Dumbo Raya dan Kecamatan Kota Timur. Sebelum dilakukan vasektomi terhadap peserta tersebut, sebelumnya mereka diberikan konseling oleh petugas, tidak terkecuali tujuan dari vasektomi itu sendiri. Dan yang melakukan vasektomi ini, adalah dokter ahli spesialis Urilogi, yang di datangkan dari Rumah Sakit TNI Angkatan Darat (AD) Pelomonia Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). “Beliau adalah dr. Abdul Malik Yusuf, Sp. U.

Sumber: Radar

Gertam Cabai Diyakini Beri Dampak Positif

Diposting : 27 Mar 2017 | 04:46:55 WITA Kategori : Berita Lainnya

Gerakan penanaman atau disebut Gertam 1000 cabai di perkarangan, diyakini tidak hanya meningkatkan produksi di dalam daerah, namun akan memberikan pengaruh positif terhadap produksi cabai di tingkat nasional. Nah, sebagai daerah yang bisa dikatakan salah satu produksen cabai terbesar di tanah air, Pemerintah Kota Gorontalo mendorong peningkatan produktivitas dan produksi cabai, untuk ketahanan pangan sekaligus ekspor.

“Jika dalam satu kecamatan menyukseskan program Gertam ini, tentu produksi cabai di Kota Gorontalo bisa membantu Pemerintah Kota Gorontalo untuk menekan inflasi yang sering terjadi akibat meningkatkan harga jual di pasaran,” ujar Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha, ketika dihubungi terpisah melalui selular Minggu (26/03) kemarin.

Untuk mencapai target dan cita-cita yang diinginkan bersama, Jusmiati mengatakan, hal tersebut tentunya sangat membutuhkan partisipasi dan peran dari semua pihak. Terlebih masyarakat yang notabenenya sebagai konsumen, atau penikmat hasil produksi tersebut. “Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyukseskan program sinergitas yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo bersam PKK. Apalagi dalam setiap tahun, harga cabai sering mengalami peningkatan,” tutur Jusmiati.

Walikota Gorontalo Marten A Taha sendiri menjelaskan, untuk mengatasi berbagai persoalan yang sering dialami masyarakat, banyak upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo. Seperti menggelar operasi pasar untuk menekan lonjakan harga, yang sering terjadi di bahan pokok. Masyarakat sebagai konsumen diharapkan, juga dapat mendukung program yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo. “Program Gertam ini sangat baik untuk masyarakat, sehingga kami Pemerintah Kota Gorontalo sangat membutuhkan partisipasi dan dukungan serta peran masyarakat dalam menyukseskan program ini. Masyarakat sejahterah, itu yang kami inginkan,” terang Marten.

Marten sangat berharap, program ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh masyarakat di Kota Gorontalo. Untuk bersama-sama mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan di lingkungan masing-masing, baik pekarangan rumah, sekolah, kantor, gedung, dan lain-lain. “Selain dapat mendorong ketahanan dan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan cabai segar, juga menjadi potensi ekonomi untuk menambah pendapatan keluarga,” tutur Marten.

FOTO KAKI

Sumber: Radar

Industri Karawo Siap Bersaing di Kancah Internasional

Diposting : 27 Mar 2017 | 04:43:54 WITA Kategori : Berita Lainnya

Hasil sulaman karawo yang merupakan industri kreativ khas Gorontalo, diinformasikan siap bersaing di di kancah internasional. Hal ini seperti yang diungkapkan Walikota Gorontalo Marten A Taha, belum lama ini ketika menerima kunjungan rombongan dari Pemerintahan Ehyme Jepang, di ruang kerjanya.

Marten mengatakan, ini berkat kerjasama yang telah terbangun antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan Ehyme. Dalam rangka untuk meningkatkan sektor pendidikan, pertanian, industri kreativ, kesehatan dan lingkungan. “Pemerintah Ehyme tertarik dengan hasil sulaman karawo, yang dilakukan kaum ibu. Mulai dari cara pemilihan kainnya hingga pemotongan benang dalam kain, yang hasilnya menjadi sempurna. Sehingga mereka menawarkan Pemerintah Kota Gorontalo, untuk turut andil dalam pameran kreativ yang nantinya akan digelar Pemerintah Ehyme,” ujar Marten.

Untuk mengindahkan penawaran Pemerintah Ehyme, juga menjadi peluang bagi Pemerintah Kota Gorontalo, tentu tidak mudah bagi Marten memutuskannya. Karena untuk tampil di kancah internasional tersebut, banyak persiapan yang harus dilakukan. Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) nya, serta tema-tema yang nantinya bisa menarik perhatian masyarakat Ehyme. Hingga persiapan yang berkaitan dengan penggaran terhadap iven bergengsi itu. “Upaya yang kami lakukan, tidak lain meningkatkan kretivitas SDM di daerah. Dan kami berterima kasih pada Pemerintah Ehyme, yang begitu antusias memberikan respon baik terhadap industri kretiv lokal kami,” tutur Marten.

Sumber: Radar

Berita Terkini