Jemaah Umroh Kota Bertolak ke Tanah Suci

Diposting : 23 Mar 2017 | 02:41:50 WITA Kategori : Berita Lainnya

Jamaah umroh Kota Gorontalo pada Rabu (22/03) kemarin bertolak ke tanah sucih. Jemaah umroh Kota Gorontalo tersebut dilepas oleh sejumlah tokoh agama Kota Gorontalo, di Masjid Huto. Wakil Walikota Gorontalo Charles Budi Doku, saat melepas jamah umroh Kota Gorontalo menitipkan, agar jamaah umroh Kota Gorontalo sesampainya di tanah suci, dapat melaksanakan rangkaian ibadah umroh dengan khusu’. “Kami juga menitipkan, agar para jamaah Umroh Kota Gorontalo dapat ikut mendoakan masyarakat Kota Gorontalo agar senantiasa beroleh keselamatan dan kesejahteran, tolong didoakan agar Kota Gorontalo senantiasa aman, terhindar dari bencana dan malapetaka serta semakin maju.” Ujar Wawali.

Dan Kepala Keuangan Kota Gorontalo Fitri S. Sumaga berharap, semoga ibadah penghapusan dosa yang dijalaninya itu, dapat memberikan berkah pada masyarakat serta daerah. “Semoga yang lain dapat menyusul menunaikan ibadah ini,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kota Gorontalo Azis Zakaria menuturkan, dari 23 jamaah haji Kota Gorontalo yang melaksanakan umroh tersebut, 5 diantaranya adalah jamaah umroh yang dibiayai oleh pemeritah Kota Gorontalo. Kelima Jamaah umoh tersebut mendapatkan penghargan dari Pemkot Gorontalo atas dedikasi dan pengabdian mereka selama ini dibidangnya masing masing. Kelimanya jamaah tersebut antara lain, dari unsur pegawai sara atas nama Roni Abdullah yang merupakan imam wilayah Kecamatan Kota Selatan, Jasin Radjak dari unsur perangkat adat selaku Wu’u Kecamatan Kota Timur, Jusuf Harun imam masjid Al Hikmah Kelurahan Wumialo Kecamatan Kota Tengah, Sumarni Tess Guru Taman Pengajian Alquran (TPA), Al Jamaah Kelurahan Limba U II Kecamatan Kota Selatan, serta Herlina K Toki Guru Abdi Madrasah Ibtidaiyah Muhammmadiyah Unggulan. “Insha Allah, kita berdoa semoga saudara kita yang melaksanakan Umroh ini senantiasa beroleh kesehatan dan keselamatan mulai dari emberangkatan, hingga tiba kembali di Gorontalo,” tandas Azis Zakaria. (rg-62)

Makky, petugas pusat PT Al Qadri mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kota Gorontalo yang mempercayai PT Al Qadri, sebagai mitra untuk pemberangkatan jemaah umroh. Khususnya jajaran pejabat Pemerintah Kota Gorontalo, serta masyarakat. Amanah yang diberikan Pemerintah Kota Gorontalo tersebut, akan ia jaga, serta pihaknya siap memeberikan pelayanan terbaik pada masyarakat Kota Gorontalo yang ingin menunaikan ibadah tersebut. “Khusus jemaah Kota Gorontalo itu berjumlah 23 orang, sekaligus Walikota dan beberapa pejabat di Pemerintahan Kota Gorontalo. Dan tahun ini merupakan grub ke 16 yang berangkat umroh melalui PT Al Qadri,” jelasnya. (sumber radar)FOTO BANNER

Realisasikan Program Kolaborasi Setiap Kecamatan 1000 Pohon Cabai

Diposting : 13 Mar 2017 | 01:29:21 WITA Kategori : Berita Lainnya

Program gerakan tanam cabai yang digagas TP PKK Kota Gorontalo dengan Dinas Pangan Kota Gorontalo, memasuki tahap baru. Yakni menggelar rapat koordinasi dalam rangka mempermantap dan menyukseskan program tersebut, yang menghasilkan arah tindak lanjut program tersebut. Dalam hal ini menargetkan 1000 pohon cabai di setiap kecamatan yang ada di Kota Gorontalo. “Ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), yang telah kami lakukan dengan Dinas Pangan Kota,” ujar Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K Demak.

Kata Jusmiati, keterlibatan PKK untuk andil dalam program tersebut tentu sangat membantu Pemerintah Kota Gorontalo, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan di lingkungan keluaraga. Terlebih bagi mereka yang sulit mendapatkan cabai, ditengah harga cabai yang terus melambung tinggi. Dan ia berharap, program kolaborasi yang dilaksanakan PKK dengan Dinas pangan Kota tersebut, dapat berjalan baik dan sukses, sehingga memberikan hasil dan dampak positif terhadap masyarakat dan daerah. “Untuk penanamannya kami mengambil kontribusi dengan memanfaatkan kebun PKK yang ada di masing-masing kecamatan. Sehingga kita juga akan memberikan penguatan bagi TP PKK Kecamatan dan kelurahan,” terang Jusmiati.

Dan yang dilakukan PKK tersebut mendapat respon positif dari Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo Tommy Jahya, ketika ditemui media ini kemarin. Bahwa support yang diberikan PKK tersebut sangat membantu dalam merealisasikan gekaran tanam cabai serentak. “Kami dan semua kader PKK siap memutuskan rantai krisis cabai yang dialami masyarakat saat ini, melalui program yang kami gagas saat ini,” tutur Tommy.(SUMBER RADAR)

Budi Doku Berdonor

Diposting : 13 Mar 2017 | 01:27:43 WITA Kategori : Berita Lainnya

Sebagai Pemerintah Kota Gorontalo, Rabu (08/03) kemarin Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku, tidak hanya menghadiri kegiatan donor darah yang digelar Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Gorontalo. Namun di momen yang baik itu, Budi Doku juga sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Gorontalo, turut mendonorkan darahnya. “Ini adalah program Indonesia berdonor, yang dilaksanakan negara bersama RRI di Bulan Maret dan September. Sebagai Pemerintah Kota dan Ketua PMI Kota, saya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan RRI. Apalagi RRI banyak memberikan kontribusi terhadap Pemerintah Daerah dan masyarakat, yakni menyajikan informasi-informasi positif,” ujar Budi Doku.

Dalam kegiatan itu tambah Budi Doku, PMI Kota Gorontalo berhasil mengumpulkan sebanyak 150 kantong darah. Dan ia pun mengucapkan terma kasih pada pendonor, yang telah menyumbangkan sedikit darahnya untuk masyarakat yang membutuhkan. Dan bertambahnya stok darah yang diberikan masyarakat, membantu PMI Kota Gorontalo untuk memenuhi stok darah yang diketahui masih kurang sekitar 1.500 kantong. Meningkatnya kebutuhan stok darah di PMI, selain untuk memenuhi kebutuhan pasien yang di rawat di setiap Rumah Sakit (RS) se Kota Gorontalo. Juga karena PMI Kota sudah ditunujuk pusat regional, yang wajib untuk meningkatkan stok darah di setiap bulannya.

Sedangkan manfaat dari donor darah ini, juga baik untuk pendonor. Karena melalui donor darah, pendonor akan mengetahui apakah dirinya menderita penyakit atau tidak. Misalnya terdeteksi mengidap penyakit yang menular, nah secara langsung petugas akan memusnahkan atau membuang darah yang diambil dari pendonor yang terjangkit penyakit. “Namun dokter yang bertugas di PMI akan memberikan resep pada pendonor tersebut, untuk berobat,” terang Budi Doku.(SUMBER RADAR)

Pemprov Stop Beri Insentif PEMKOT Perjuangkan Nasib 84 Guru TK

Diposting : 13 Mar 2017 | 01:25:59 WITA Kategori : Berita Lainnya

– Walikota Gorontalo Marten A Taha paham betul, bagiaman profesi menjadi seorang guru. Terlebih sebagai guru di taman kanak-kanak (TK) yang harus berhadapan dengan puluhan hingga ratusan anak didik masih berusuai rata-rata 4 sampai 5 tahun. Apalagi profesi ini pernah ia rasakan, meski hanya dilakoninya melalui program Walikota Mengajar. Inilah yang menjadi salah satu pendorong untuk Marten, memperjuangkan nasib 84 guru TK di Kota Gorontalo, sampai dengan saat ini tidak lagi menerima insentif dari Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pasca pengalihan tanggungjawab terhadap SMA sederajat, dari Pemerintah Kota ke Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Berkaitan dengan hal itu Marten akui, ada beberapa kendala yang dihadapi Pemerintah Kota Gorontalo, salah satunya tidak ada alokasi anggaran di APBD Kota Gorontalo untuk insentif guru TK. Karena penetapan anggaran APBD Kota Gorontalo, dilakukan sebelum pengalihan tanggungjawab SMA sederajat, oleh Pemerintah Kota ke Pemerintah Provinsi Gorontalo. Namun meski demikian persoalan itu telah ia bahas bersama dengan Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Gorontalo, Sekretaris Daerah (Sekda) dan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Gorontalo. Untuk mencari solusi, agar 84 guru TK tersebut bisa beaktifitas seperti biasa dengan menerima insentif dari Pemerintah Kota Gorontalo.
“Ini adalah tanggungjawab, dan Pemeirintah Kota tidak boleh tidak melaksanakan tanggungjawab itu,” ujar Marten.

Nah, berbicara soal guru, kata Marten tidak mudah menjalani aktivitas mereka. Mulai dari mempersiapkan ragam bahan ajaran, yang harus diberikan pada siswa yang duduk di kelas yang berbeda-beda. Sampai memberikan pendidikan moral dan akhlak terhadap siswa, agar menjadi generasi yang berkualitass. “Jika saya tidak jadi Walikota, mungkin saat ini profesi saya selain sebagai pengusaha, adalah sebagai guru. Dan ada Empat komptensi yang harus dimiliki guru diantaranya, kompetensi padegogik, sosial, kepribadian dan intelektual,” tutur Marten.(sumber RADAR)

Wajah Kota Mulai Ditata

Diposting : 13 Mar 2017 | 01:11:27 WITA Kategori : Berita Lainnya

Bukan hanya wacana dan program diatas kertas belaka, niat untuk memperbaiki daerah terus dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo. Terlebih hal itu untuk mewujudkan cita-cita Pemerintah Kota, untuk meraih prestasi bergengsi dari Pemerintah Pusat yakni Piala Adipura Karya, yang notabenenya lebih mengedepankan persoalan lingkungan. Realisasi dari program pembenahan wajah kota ini, seperti yang tertangka oleh kamera awak media ini Rabu (08/03) kemarin. Dimana semua median jalan yang dihiasi karangan bunga, ditata dan dirawat sebaik mungkin oleh petugas dari instansi terkait. Termasuk di sepanjang jalan Nani Wartabone, tepatnya di depan Kantor Walikota Gorontalo.

“Ini adalah bagian dari program kami sebagai instansi yang menangani penataan ruang, atau perwajahan kota agar bisa terlihat indah,” Ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo Muchtar Arsjad.

Meski Kota Gorontalo sudah berusia 289 tahun, bukan berarti harus tampil dengan wajah tua sesuai dengan usianya. Namun sebagai Ibu Kota dari Provinsi Gorontalo, daerah yang memiliki luas sekitar 64,79 Kilo meter bujur sangkar ini, harus menyajikan wajah indah dan elok, agar bisa menarik perhatian masyarakat yang berkujung ke Kota Gorontalo. Terlebih sampai dengan saat ini, tidak sedikit wisatawan asing yang berkunjung dan nginap di Kota Gorontalo. “Daya tarik perwajah kota juga menentukan harga jual, artinya jika kota tampil dengan wajah indah dan elok, maka banyak investor akan menanamkan modalnya di Kota Gorontalo. Dan itu bisa menjadi peluang bagi Pemerintah Kota untuk meningkatkan perputaran roda ekonomi di daerah,” tutur Muchtar.(sumber RADAR)

Pangan Merupakan Hak Asasi

Diposting : 23 Feb 2017 | 06:01:12 WITA Kategori : Berita Lainnya

Meski disibukkan dengan pelaksanaan program pembangunan di tahun 2017, jajaran Pemerintah Kota Gorontalo mulai memproyeksikan pembangunan untuk tahun 2018 nanti. Ini menjadi bukti bahwa, Pemerintah Kota Gorontalo tidak main-main untuk menjadikan Kota Gorontalo jauh lebih baik. Hal ini seperti terlihat dari Rapat Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota, yang berlangsung di Dapur Gorontalo, Selasa (21/2). Dan turut dihadiri unsur jajaran pejabat masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta DPRD Kota Gorontalo sebagai penyambung aspirasi masyarakat Kota Gorontalo.

Kata Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Gorontalo, Dr. Ir. Hi, Ismail Madjid, mengenai proyeksi tersebut tidak sedikit aspirasi masyarakat yang dikolaborasikan dalam program pembangunan kedepan. Termasuk aspirasi yang ditampung pihak DPRD Kota Gorontalo. Maka dari itu ia berharap, forum tersebut bukan hanya menjadi agenda seremonial belaka, tapi menjadi pijakan dimana eksekutif dan legislatif memainkan peran untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut. “Semua yang diaspirasikan masyarakat menjadi prioritas bagi kami, hanya saja ada beberapa yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dan ini dilakukan bukan hanya berdasarkan keputusan sepihak, tapi merupakan kesepakatan bersama, antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan DPRD Kota,” ujar Ismail.

Apalagi tambah Ismail, RKPD ini merupakan bagian rangkaian yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo, yang penyusunan awalnya telah dilakukan. Dan telah disampaikan ke masing-masing SKDlP di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo, untuk dijadikan sebagai rancangan kerja SKPD. “Ditengah pelaksanaan Musrenbang masih berjalan, saya harap masing-masing SKPD bisa jadikan program ini sebagai informasi pada masyarakat. Agar masyarakat tahu, aspirasi yang telah merak sampaikan, sudah ditindaklanjuti Pemerintah Kota Gorontalo yang bekerjasama dengan DPRD Kota Gorontalo,” tutur Ismail. ( Sumber Radar )FOTO KUPING KANAN (1)

Seorang Pemimpin Harus Jadi Role Model

Diposting : 23 Feb 2017 | 05:56:54 WITA Kategori : Berita Lainnya

Dalam kepemimpinan seoerang pejabat baik itu eselon II, II dan IV, menurut Walikota Gorontalo Marten A Taha, dapat dibentuk melalui pelaksanaan diklan kepemimpinan. Dan seorang pemimpin itu harus menjadi Role Model, dimana dirinya harus mejadi contoh, termasuk memotivasi bawahannya. Serta harus percaya dan dipercaya berani di dalam mengambil keputusan.

“Saya mengajak suruh aparatu sipil negara (ASN) dilingkup Pemerntah Kota Gorontalo. Khususnya Eselon II, III dan IV, jadilah aparatur di garda terdepan, yang dalam setiap desah nafas, detak jantung. Dan ayunan langkahnya, senantiasa merupakan implementasi dari semangat kerja keras, kerja cerdas, ikhlas, tuntas dan bukan kerja malas. Termasuk dalam mencegah dan memberantas perilaku praktek kolusi dan nepotisme,” ujar Marten, dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu Marten juga meminta, aparaturnya menjadi seorang pemimpin yang memiliki kompetensi efektif, efisien serta mampu membawa perubahan. Agar tercapai kulitas kepemimpinan maksimal, dalam mewujudkan pembangunan di Kota Gorontalo. “Pesan saya pada peseta diklat, manfaatkan kesempatan mengikuti diklat Pim ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan kegiatan ini sebagai media untuk memperoleh bekal sebanyak-banyaknya, guna mengembangkan kompetensi. Kemudian tingkatkan semangat belajar, agar anda memiliki kinerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawab jabatan. Dan mampu menyelesaikan proyek perubahan dengan baik yang sudah di gagas, untuk sebuah inovasi. Hendakla ditindak lanjuti secara berkelanjutran, dan saya harapkan peran pemimpin SKPD untuk selalu mensuportnya. Terakhir bangun komunikasi dan kerja sama yang kompak, secara intensif antara sesama pejabat sturktural di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo,” tutur Marten.(sumber radar)FOTO 1

Pangan Merupakan Hak Asasi

Diposting : 22 Feb 2017 | 08:40:29 WITA Kategori : Berita Lainnya

Keamanan pangan bagi anak didik khususnya yang menuntut ilmu di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), sangat penting. Mengingat pangan sebagai kebutuhan, yang pemenuhannya merupakan hak asasi setiap masyarakat yang harus tersedia. Dan cukup dalam setiap waktu, aman, bermutu dan bergizi.

Dan menurut Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K Demak, menjamin keamanan pangan merupakan suatu keharusan. Terlebih pangan itu sering menjadi jajanan pelajar di sekolah. Maka dari itu pihaknya berinsiasi melakukan kerjasama dengan Dinas Pangan Kota Gorontalo, untuk mensosialisasikan tentang keamanan pangan di seluruh sekolah, yang ada di 9 kecamatan Kota Gorontalo. “Peran serta pihak sekolah untuk mensukseskan sosialisasi ini sangat dibutuhkan. Bukan hanya untuk pelajar, tapi sosialisasi ini perlu untuk disampaikan pada pengelola kantin sekolah,” ujar Jusmiati.

Pelajar yang masih duduk dibangku sekolah dasar, bagi Jusmiati sangat rentan terhadap penyakit. Untuk mencegah agar pelajar tidak terkena penyakit, yang diakibatkan dari mengonsumsi pangan yang tidak bergizi. Sosialisasi yang digelar PKK Kota Gorontalo bersama Dinas Pangan Kota Gorontalo tersebut, tentunya juga mebutuhkan dukungan dari orang tua siswa. “Minimal menyediakan makanan yang bergizi bagi anak,” jelas Jusmiati.

Senada di tambahkan Kadis Pangan Kota Gorontalo Ir. Hi, Tommy Jahja. MM, bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini tidak lain untuk mencegah penyebaran makanan yang tidak layak di lingkungan sekolah. Dan sosialisaso ini juga merupakan bagian dari upaya peningkatkan mutu dan keamanan pangan terhadap anak. Karena pangan merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia, dan harus memenuhi ketersediaannya sehingga mencukupi, berkualitas baik, kuantitas serta keamanannya terjamin.

“Pengawasan keamanan pangan pada jajanan anak sekolah harus mampu menjamin bahwa produk yang dihasilkan dan beredar dilingkungan sekolah telah memenuhi aspek keamanan pangan. Karena ketika anak-anak mengkomsumsi pangan yang aman, ini merupakan kunci keberhasilan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” terang Tommy.

Lebih jelas Tommy ungkapkan, sosialisasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para siswa dan guru sebagai penanggungjawab pendidikan di sekolah. Tentang penanganan keamanan pangan, khususnya jajanan anak-anak dilingkungan sekolah. “Jajananku aman, tubuhku sehat, belajarku cerdas,” tutur Tommy. (sumber radar)FOTO KUPING KIRI

Bangun Proyeksi Pembangunan Lewat RKPD

Diposting : 22 Feb 2017 | 08:39:02 WITA Kategori : Berita Lainnya

Meski disibukkan dengan pelaksanaan program pembangunan di tahun 2017, jajaran Pemerintah Kota Gorontalo mulai memproyeksikan pembangunan untuk tahun 2018 nanti. Ini menjadi bukti bahwa, Pemerintah Kota Gorontalo tidak main-main untuk menjadikan Kota Gorontalo jauh lebih baik. Hal ini seperti terlihat dari Rapat Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Pemerintah Kota, yang berlangsung di Dapur Gorontalo, Selasa (21/2). Dan turut dihadiri unsur jajaran pejabat masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta DPRD Kota Gorontalo sebagai penyambung aspirasi masyarakat Kota Gorontalo.

Kata Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Gorontalo, Dr. Ir. Hi, Ismail Madjid, mengenai proyeksi tersebut tidak sedikit aspirasi masyarakat yang dikolaborasikan dalam program pembangunan kedepan. Termasuk aspirasi yang ditampung pihak DPRD Kota Gorontalo. Maka dari itu ia berharap, forum tersebut bukan hanya menjadi agenda seremonial belaka, tapi menjadi pijakan dimana eksekutif dan legislatif memainkan peran untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut. “Semua yang diaspirasikan masyarakat menjadi prioritas bagi kami, hanya saja ada beberapa yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Dan ini dilakukan bukan hanya berdasarkan keputusan sepihak, tapi merupakan kesepakatan bersama, antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan DPRD Kota,” ujar Ismail.

Apalagi tambah Ismail, RKPD ini merupakan bagian rangkaian yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Gorontalo, yang penyusunan awalnya telah dilakukan. Dan telah disampaikan ke masing-masing SKDlP di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo, untuk dijadikan sebagai rancangan kerja SKPD. “Ditengah pelaksanaan Musrenbang masih berjalan, saya harap masing-masing SKPD bisa jadikan program ini sebagai informasi pada masyarakat. Agar masyarakat tahu, aspirasi yang telah merak sampaikan, sudah ditindaklanjuti Pemerintah Kota Gorontalo yang bekerjasama dengan DPRD Kota Gorontalo,” tutur Ismail.(sumber radar)FOTO KUPING KANAN (1)

Bayar TGR Dengan Sampah, Tarik Perhatian Walikota Bukit Tinggi

Diposting : 22 Feb 2017 | 03:50:45 WITA Kategori : Berita Lainnya

Pengembalian tuntutan ganti rugi (TGR ) daerah atau Negara yang dilakukan pemerintah Kota Gorontalo dengan cara mengunakan sampah, diakui Walikota Bukit Tinggi Ramlan Rumantias ,ketika melakukan kunjungan kerja ke kantor Walikota Gorontalo bersama jajaran Bahkan program pelunasan TGR tersebut menarik perhatiannya ,sehinga menerapkan program itu di pemerinthan yang dipimpinnya ini menarik karena dengan cara mengamil sampah dan menjualnya di Bank Sampah,menurutnya program yang di terapakan Pemerintah Kota Gorontalo bukan hanya membantu pemerintah Daerah,melainkan mempermudah aparatur sipil Negara (ASN) yang melakukan pelanggaran TGR, sebagai penataan dan pembinaan yang dilakukan pemrintah terhadap aparaturnya, Kota Gorontalo termasuk disektor pariwisata, dan antara pihaknya dengan pemerintah kota saling membutuhkan.

Sumber: Radar

Berita Terkini