Rp 500 Juta Perkelurahan Action

Diposting : 14 Jan 2017 | 04:28:49 WITA Kategori : Berita Lainnya

Program Pemerintah Kota Gorontalo dalam memberikan ruang bagi 50 kelurahan se Kota Gorontalo, terlibat dalam melakukan pembangunan telah ditempuh melalui kebijakan yang startegis. Masing-masing kelurahan digolontorkan sebanyak Rp 500 juta, oleh Pemerintah Kota Gorontalo di tahun 2017. Kebijakan itu telah ditindak lanjuti Pemerintah Kota Gorontalo Kamis (12/01) kemarin, dimana Walikota Gorontalo Marten A Taha, mengumpulkan 50 lurah beserta perangkatnya tidak terkecuali RT/RW. Dalam kegiatan rapat koordinasi, bersama pemanfaatan dana kelurahan tersebut di gedung Bele Liyiladiah Rudis Walikota Gorontalo.

Menurut Marten, niat baik pemerintah daerah ini telah diikuti dengan petunjuk teknis (Juknis), pemanfaata dana kelurahan itu. Sehingga dengan adanya dana tersebut, masing-masing kelurahan akan memiliki anggaran operasionalnya, Ketua TP PKK Kelurahan demikian. Termasuk aparat BPD, LPM hingga pengurus RT/RW dan Karang Taruna di masing-masing kelurahan tersebut. “Anggaran kelurahan ini akan memberikan porsi untuk anggaran keswadayaan, yang besarannya sedikit berbeda dengan anggaran kelurahan yakni mecapai Rp 225 juta hingga Rp 357 juta,” ujar Marten.

Dengan adanya anggaran keswadaan ini tambah Marten, semua lurah dapat mengembangkan potensi yang ada masing-masing wilayah. Mulai dari bentuk infrastruktur, sampai dengan pengembangan disktor perekonomian. Dan program pengembangan potensi wilayah tersebut, tentu bukan program yang dicanangkan Pemerintah Nasional, agar pelaksanaan program tersebut tidak tumpang tindih. Serta semua pelaksanaan program pengembangan yang dilakuka kelurahan, Marten berharap, agar terkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga program yang dilaksanakan aparat kelurahan tersebut, tapat sasaran dan juknisnya jelas. “Maka kalau bangun infrastruktur, tentu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo, begitupun seterusnya,” terang Marten. (SUMBER | HUMASFOTO KUPING KIRI (2))

Kelulusan Pelajar Kota, Peringkat 5 Nasional

Diposting : 14 Jan 2017 | 04:26:59 WITA Kategori : Berita Lainnya

Tingkat kelulusan pelajar di Kota Gorontalo yang mencapai 100 persen di 2016 kemarin, tidak hanya menjadi bukti rill bahwa mutu dan kualitas pelajar di Kota sudah setara dengan mereka yang menuntut ilmu di tingkat Nasinal. Tapi ini menjadi dasar, bahwa Pendidikan Kota mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang mampu membawa daerah lebih baik. Hal tersebut tidak hanya diakui Pemerintah Kota Gorontalo sebagai penanggungjawab atas pelaksanana semua program pendidikan, tapi diakui Pemerintah Pusat dan memberikan penghargaan tinggi atas peningkatan tersebut.

“Tingkat kelulusan 100 persen pelajar Kota Gorontalo memberikan inetgritas Pendidikan di Kota Gorontalo menduduki peringkat 5 Nasional,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Dr. Hi, Abram Badu, S.Pd, M.Pd, ketika ditemui Radar Gorontalo Senin (09/01) kemarin.

Tidak hanya itu tambah Abram Badu, jika di 2016 kemarin lembaga Pendidikan Kota hanya beberapa jenjang pendidikan saja yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di 2017 ini sesuai dengan target yang telah dicapai Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan Kota, semua lembaga pendidikan kota siap melaksanakan UNBK. Dan kesiapan tersebut tidak hanya dari segi fasilitas yang disiapkan masing-masing lembaga pendidikan, tapi pelajar yang ada di lembaga pendidikan itu sendiri siap menyambut ujian yang menggunakan Informasi Teknologi (IT) tersebut. “Ini membuktikan bahwa tingkat kejujuran siswa yang ada di masing-masing lembaga pendidikan yang ada di Kota Gorontalo sudah tinggi, dan kami menargetkan di 2018 nanti akan menduduki peringkat teratas. Apalagi semua lembaga pendidikan di kota rata-rata sudah terakreditasi, dan ini menjadi penunjang bagi lembaga pendidikan itu sendiri, dalam mencapai target yang dicita-citakan,” tutur Abram.(SUMBER | HUMASFOTO KUPING KANAN)

Gubernur Cup II Lomba Catur Dimulai

Diposting : 14 Jan 2017 | 04:25:23 WITA Kategori : Berita Lainnya

FOTO (2)Tak hanya sekedar menghadiri ajang lomba catur tingkat Provinsi, Walikota Gorontalo Marten A Taha pada kesempatan itu turut mengikuti lomba tersebut. Diaman sebagai simbol, bahwa lomba yang menghadirkan atlet dari Makasar, Manado sampai Papua itu, sudah dimulai. Menurut Marten, kompetensi seperti ini sangat baik dilaksanakan, apalagi pesertanya bukan hanya yang berusia dewasa tapi ada masih duduk dibangku SMP. “Semoga lomba catur ini dapat melahirkan atlet hebat, yang mampu membawa nama Gorontalo sampai ke tingkat Nasional,” ujar Marten.

Senada ditambahkan Ketua Koni Provinsi Gorontalo Rustam Akili, bahwa sebelumnya kegiatan ini sudah lama direncanakan Koni Provinsi Gorontalo, namun karena terkendala dengan beberapa hal termasuk anggaran, sehingga baru kali ini dilaksanakan. “Semua masyarakat Gorontalo menyukai olahraga seperti ini, tak heran jika di Gorontalo banyak orang yang mentalnya baik. Dan saya berharap semua peserta dapat menjunjung tinggi sportifitas, agar pelaksanaan kegiatan ini berlangsung baik,” terang Rustam.

Dengan digelarnya kejuaraan ini, imbuh Rustam, sangat diharapkan atlet-atlet catur dapat memperoleh kesempatan untuk menimba pengalaman bertanding, sebagaimana pahami pengalaman bertanding senantiasa diperlukan untuk meningkatkan prestasi. Diharapkannya lagi, kepada seluruh atlet catur yang mengikuti kejuaraan catur, untuk menjalani setiap pertandingan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportifitas. “Saya berharap kejuaraan ini menjadi jalan bagi lahirnya prestasi-prestasi baru yang lebih tinggi. Mungkin kita boleh berharap akan lahir grand master catur baru yang siap mengharumkan nama Gorontalo pada even-even regional nasional,” pungkasnya. (SUMBER | HUMASFOTO OPENING (3))

Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika bersama masyarakat.

Diposting : 14 Jan 2017 | 04:23:16 WITA Kategori : Berita Lainnya

FOTO (1) Sejak pertama kali disahkan Dinas Pangan Kota Gorontalo, merupakan salah satu instansi baru dilingkup Pemerintah Kota Gorontalo, yang dibentuk melalui perumusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru 2017. Terus melakukan koordinasi dengan jajaran instansi lainnya, termasuk TP PKK Kota Gorontalo merupakan mitra kerja dari Pemerintah Kota. Dimana tujuan dari koordinasi tersebut, tidak lain untuk mensukseskan program lapangan yang dilakukan instansi tersebut, melalui dukungan penuh dari PKK Kota Gorontalo.

Demikian yang diungkapkan Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo Tomy Jahya, ketika ditemui media ini usai menggelar pertemuan dengan Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmaitia Taha K Demak, di ruang kerja kepala dinas Jumat (13/01) kemarin. “Sejumlah program yang ada di tubuh Dinas Pangan Kota, itu ada kaitannya dengan program yang digagas TP PKK Kota. Sehingga kedepannya dalam pelaksanaan rangkaian program tersebut, kami sangat membutuhkan dukungan dari TP PKK, agar program yang dilaksanakan terlaksana denga baik dan tepat sasaran,” ujar Tomy.

Hal tersebut diakui Ketua TP PKK Kota Jusmiati Taha K Demak, bahwa diaman koordinsi tersebut bukan hanya dapat mempengaruhi sukses tidaknya program yang ada di masing-masing instansi, yakni Dinas Pangan dan PKK sendiri. Tapi ada erat kaitannya dengan pemanfaatan lingkungan dan lahan, yang dapat berpengaruh pada program ketahanan pangan di Kota Gorontalo. “Sinergitas ini saya harapkan akan terus berkelanjutan dan dapat memberikan pangaruh yang baik. Mulai dari program yang dicanangkan, sampai pada masyarakat sebagai penerima,” tutur Jusmiati.(SUMBER | FOTO A (1)HUMAS)

Dishub Optimalkan Operasi

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:37:31 WITA Kategori : Berita Lainnya

Belum lama dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Darat, sudah banyak program kerja yang dilakukan Iskandar Moerad, bersama jajarannya. Terlebih dalam penegakan aturan lalulintas perhubungan darat, atau dikenal dengan operasi yang beberapa hari ini terus dioptimalkan Dinas Perhubungan.

Seperti yang terlihat di Jalan komplek pasar Sentral Kota Rabu (10/01) kemarin, dimana puluhan aparat gabungan diantaranya anggota Dinas Perhubungan, POM TNI AD, Satlantas Polres Gorontalo Kota, melakukan operasi lalulintas. Hal tersebut kata Mantan Kepal Dinas Satpol PP itu, untuk meminimalisir pengemudi kendaraan angkutan umum, yang sering melanggar aturan lalulintas perhubungan darat. Tidak terkecuali bagi mereka pengemudi truk berkapasitas besar, agar tidak lagi melintasi jalu yang salah dan tepat waktu ketika melintasi jalan yang ada di perkotaan. “Sudah puluhan kendaraan angkutan umum yang kami tindaki, karena melanggar aturan. Namun sampai dengan saat ini kami masih melakukan perekapan berapa jumlah yang melanggar aturan,” ujar Iskandar.

Tidak hanya itu tambah Iskandar, kedepan nanti seiring dengan penyusunan program kegiatan strategis, pihaknya juga akan memaksimalkan kegiatan operasi bagi angkutan umum yang sering melahirkan terminal bayangan. Dan menurutnya ini penting untuk ditindak lanjuti, sebab dampak dari terminal bayangan sangat besar bagi terminal-terminal yang ada di Kota Gorontalo. Bahkan akan mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Gorontalo kedepan. “Jika tidak ditindaki, maka mereka akan terbiasa melakukan pelanggaran. Jika operias ini terus dimaksimalkan, maka bukan hanya mampu meminimalisir kasus tersebut, tapi bisa menghilangkan kebiasaan supir angkutan umum yang melanggar aturan itu. Dan saya berharap, masyarakat termasuk pengemudi angkutan umum, dapat mendukung semua program kegiatan yang dilakukan Dinas Perhubungan,” tutur Iskandar.(SUMBER|HUMASFOTO KUPING KIRI (1)

FOTO KUPING KIRI (1))

SKPD Diminta ‘Berkaca” Dari Rilis Ombudsman

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:33:20 WITA Kategori : Berita Lainnya

Pelayanan publik di tubuh Pemerintah Kota Gorontalo yang sempat dirilis Ombudsman RI Gorontalo beberapa pekan kemarin, ternyata masih menjadi bola panas di lingkup Pemerintah Kota. Padahal diketahui, persoala ini sudah dibahas antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan Ombudsman. Ketika pihak Obudsman menyerahkan hasil rilis tersebut pada Pemerintah Kota, yang dihadiri sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) Kota.

Bahkan untuk menindak lanjuti hal tersebut, Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku meminta, agar pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melakukan riset dan survei indeks kepuasan masyarakat terhadap program yang dicanangkan Pemerintahan Marten – Budi (MaDu). Karena menurutnya selaku publik service, tentunya segala kepentingan publik harus menjadi hal yang prioritas. Tidak terkecuali pelaksanaan delapan program unggulan yang dicanangkan Pemerintah Kota, yang perlu dievaluasi. “Saya minta pihak UNG untuk melakukan riset terhadap jalannya roda Pemerintahan MADU,” ujar Budi Doku.

Berkaca dari data rilis yang dilakukan Ombudsman tambah Budi Doku, yang diketahui masuk dalam daftar zona merah, tentunya harus menjadi perhatian khusus bagi semua SKPD. Dan untuk menindak lanjuti isi dari rilis itu, kinerja semua SKPD harus dievaluasi kembali, baik secara internal maupun eksternal. “Hasil dari evaluasi ini, nantinya akan menjadi bahan masing-masing SKPD untuk terus meningkatkan kinerjanya, agar terfokus dan tuntas,” tutur Budi Doku.(SUMBER|HUMAS)

400 Unit Rumah Layak Huni Segera Dibangun

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:29:54 WITA Kategori : Berita Lainnya

Setelah sukses membangun 400 unit rumah bagi masyarakat kurang mampu, yang digagas dalam program BSPS tahun 2016 kemarin. Pemerintah Kota Gorontalo kembali menagetkan untuk membangun rumah layak huni bagi mereka yang kurang mampu, dengan jumlah yang sama. Hal tersebut selain menjadi wujud dalam merealiasikan program Pemerintah Kota, yang bertujuan untuk mensejahterahakan rakyat. Ini bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu, untuk dapat memiliki rumah yang layak huni. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika menghadiri acara syukuran atas selesainya pembangunan satu unit rumah milik warga kurang mampu, yang ada di Kecamatan Sipatana Rabu (10/01) kemarin.

“Seperti dalam firman Allah SWT, jika kita bersyukur atas nikamt yang diberikan Allah SWT, maka nikmat itu akan dilimpahkan Allah SWT. Namun apabila kita tidak mensyukurinya atau kufur nikmat, maka azab Allah SWT begitu besar akan kita rasakan. Sehingga, saya berterima kasih dan mengapresiasi atas kegiatan syukuran yang digelar masyarakat bersama instansi terkait, atas selesainya pembangunan rumah layak huni ini,” ujar Marten ketika menyampaikan sambutan pemerintah daerah.

Kemudian menganai program yang dicanangkan Pemerintah Kota Gorontalo tersebut, Marten menambahkan, bahwa dalam jangka waktu tiga tahun pemerintahan Marten – Budi (MaDu), sudah ada sekitar 2000 unit rumah layak huni yang selesai dibangun. Diseluruh Kecamatan dan Kelurahan se Kota Gorontalo, serta sejumlah pembagunan yang sama di tahun 2016 kemarin, ada juga dilaksanakan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan perusahaan swasta. “Semoga program pembangunan rumah layak huni ini bukan hanya mampu mensejahterahkan masyarakat dalam segi fisik, tapi dapat memberikan kebahagiaan masyarakat dalam satu rumah tangga,” tutur Marten.

Sementara itu Meydi .N. Silangen S.Pi, M.Si Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Perukiman (PRKP) Kota Gorontalo menambahkan. Bahwa dalam program BSPS tahun ini, Kota Gorontalo mendapatkan alokasi dana dari Pemerintah Pusat yang dicairkan melalui APBN sebesar Rp 6,1 Miliar. Dan untuk Kecamatan Sipatana sendiri mendapatkan 60 unit, semoga semua bantuan pembangunan rumah layak huni ini dapat memberikan kesejahteraan pada masyarakat Kota. “Terlebih dalam mengatasi persoalan permukiman kumuh di Kota Gorontalo,” singkat Novie.(SUMBER|HUMAS)

400 Unit Rumah Layak Huni Segera Dibangun

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:25:18 WITA Kategori : Berita Lainnya

KOTA (HUMASFOTO OPENING) – Setelah sukses membangun 400 unit rumah bagi masyarakat kurang mampu, yang digagas dalam program BSPS tahun 2016 kemarin. Pemerintah Kota Gorontalo kembali menagetkan untuk membangun rumah layak huni bagi mereka yang kurang mampu, dengan jumlah yang sama. Hal tersebut selain menjadi wujud dalam merealiasikan program Pemerintah Kota, yang bertujuan untuk mensejahterahakan rakyat. Ini bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang kurang mampu, untuk dapat memiliki rumah yang layak huni. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika menghadiri acara syukuran atas selesainya pembangunan satu unit rumah milik warga kurang mampu, yang ada di Kecamatan Sipatana Rabu (10/01) kemarin.

“Seperti dalam firman Allah SWT, jika kita bersyukur atas nikamt yang diberikan Allah SWT, maka nikmat itu akan dilimpahkan Allah SWT. Namun apabila kita tidak mensyukurinya atau kufur nikmat, maka azab Allah SWT begitu besar akan kita rasakan. Sehingga, saya berterima kasih dan mengapresiasi atas kegiatan syukuran yang digelar masyarakat bersama instansi terkait, atas selesainya pembangunan rumah layak huni ini,” ujar Marten ketika menyampaikan sambutan pemerintah daerah.

Kemudian menganai program yang dicanangkan Pemerintah Kota Gorontalo tersebut, Marten menambahkan, bahwa dalam jangka waktu tiga tahun pemerintahan Marten – Budi (MaDu), sudah ada sekitar 2000 unit rumah layak huni yang selesai dibangun. Diseluruh Kecamatan dan Kelurahan se Kota Gorontalo, serta sejumlah pembagunan yang sama di tahun 2016 kemarin, ada juga dilaksanakan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan perusahaan swasta. “Semoga program pembangunan rumah layak huni ini bukan hanya mampu mensejahterahkan masyarakat dalam segi fisik, tapi dapat memberikan kebahagiaan masyarakat dalam satu rumah tangga,” tutur Marten.

Sementara itu Meydi .N. Silangen S.Pi, M.Si Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Perukiman (PRKP) Kota Gorontalo menambahkan. Bahwa dalam program BSPS tahun ini, Kota Gorontalo mendapatkan alokasi dana dari Pemerintah Pusat yang dicairkan melalui APBN sebesar Rp 6,1 Miliar. Dan untuk Kecamatan Sipatana sendiri mendapatkan 60 unit, semoga semua bantuan pembangunan rumah layak huni ini dapat memberikan kesejahteraan pada masyarakat Kota. “Terlebih dalam mengatasi persoalan permukiman kumuh di Kota Gorontalo,” singkat Novie.

Walikota Gorontalo Marten A Taha ketika bersama masyarakat penerima bantuan BSPS.

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:23:27 WITA Kategori : Berita Lainnya

KOTA (HUMAS) – Pergaulan bebas dikalangan pelajar tidak lagi menjadi hal baru, paranya lagi tidak sedikit pelajar yang sudah terjerumus lembah negatif akibat pergaulan bebas. Seperti minum minuman keras (Miras), merokok bahkan sudah ada yang terjangkit penyakit HIV/Aids. Ini pun membuat Wakil Walikota Gorontalo dr. Charles Budi Doku angkat bicara, dan menegaskan bahwa Dina Pendidikan Kota harus andil menangani persoalan yang sudah kompleks tersebut. “Ini sudah parah, saya minta Dinas Pendidikan harus turun tangan dan mengevaluasi kinerja masing-masing Kepala sekolah. Dan kalau perlu instansi ini harus di evaluasi kinerjanya, karena sampai dengan saat ini masih ada saja laporan siswa kota terlibat hal yang negativ,” tegas Budi Doku.

Tambah Budi Doku, harusnya pihak Dinas Pendidikan peka akan pemberitaan yang dipblukiasikan oleh awak media, dan harus mengeluarkan kebijakan tentang pengawasan yang harus ditingkatkan masing-masing lembaga pendidikan di Kota. “Dinas Pendidikan harus mengevaluasi kinerja masing-masing kepala sekolah di Kota, muali dari tingkat terbawah hingga paling tinggi. Kalau perlu pengawasan yang dilakukan sekolah itu, harus lebih diperkatat dengan cara melakukan operasi tas-tas siswa atau mengpsen kembali mereka disetiap saat pelaksanaan jam pembelajaran,” tutur Budi Doku.FOTO 3

FOTO 4

FOTO A

Subuh Berjamaah di Masjid Al Hikmah Bulotadaa Barat

Diposting : 13 Jan 2017 | 00:19:32 WITA Kategori : Berita Lainnya

Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika memberikan sambutan usai sholat Subuh bejamaah di Masjid Al Hikmah Kelurahan Bulotadaa Barat.

Gerakan shalat Subuh berjamaah terus digalakkan di Pemerintah Kota Gorontalo. Disamping juga amalan lainnya, seperti shadaqah dan infaq. Hebatnya, yang memimpin gerakan ini bukanlah seorang Kiyai atau seorang ustad, melainkan Walikota Gorontalo sendiri yaitu Marten A Taha. Maka tak heran bila para pejabat dan bawahannya berbondong-bondong mengerjakan. Apa kemudian yang terjadi? Dahsyat … masjid di Kota Gorontalo yang dulunya sedikit akan jamaah yang menunaikan sholat subuh, kini sudah melebihi dari empat saf. Bahkan jumlahnya laya seperti jamaah yang menunaikan sholat Jumat.

Humas kota Gorontalo.

Terinspirasi oleh gerakan yang dipimpin Walikota, masyarakat setempat juga mencanangkan gerakan shalat Subuh berjamaah tersebut. Seperti terlihat Minggu (08/01) kemarin berlangsung di Masjid Hikmah Kelurahan Bulotadaa Barat. Tujuannya adalah agar masyarakat tergerak untuk melakukan, karena ia menyadari betapa besar keutamaan shalat Subuh berjamaah. “Memang besar keutamaan shalat Subuh berjamaah kalau kita mengetahuinya, manfaatnya dahsyat. Ayo kita lakukan dengan kosisten, dengan istiqamah, karena bagi siapa yang mengerjakannya, mendapat berkah dari Allah SWT. Serta akan didoakan oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana dikatakan beliau, seperti Sabbdanya ‘Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu paginya’. HR. Abu Daud, Tirmidzi & Ibnu Majah,” jelas seorang warga setempat, saat ditemui disela usai menunaikan sholat subuh kemarin.

Senada ditambahkan Walikota Gorontalo Marten A Taha, juga akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada Hari Kiamat. Dalam kondisi waktu Subuh yang gelap terdapat pahala yang besar dari Allah SAW, yakni bagi yang berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat. Pahala tersebut berupa cahaya yang sempurna pada Hari Kiamat. “Dalam hadist disebutkan, Dari Buraidah Al-Aslami Ra, Nabi SAW bersabda, ‘Sampaikanlah berita gembira bagi orang-orang yang berjalan pada saat gelap menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada Hari Kiamat’ HR. Abu Dawud dan Tirmidzi,” ungkap Marten.

Tidak hanya itu, pahalanya sholat malam sepenuhnya. Memang berat bagi masyarakat untuk melaksanakan sholat sepanjang malam. Nah, dengan menunaikan sholat subuh berjamaah, berarti pahalanya seperti sholat sepanjang malam. Kemudian pahala besar menunaikan sholat subuh ini, berada dalam jaminan Allah SWT. Dimana dijelaskan orang yang shalat Subuh dengan sempurna, dengan berjamaah maka ia berada dalam jaminan dan perlindungan Allah SWT. Seperti dalam sabbda Rasulullah SAW, ‘Barang siapa yang melaksanakan shalat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan sampai Allah menuntut kalian susuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barang siapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan wajahnya di dalam neraka. HR. Muslim’. “Ini membuktikan bahwa menunaikan sholat subuh bejamaah, pahalanya sangat besar. Apalagi kita mengalamkan dan mengajak masyarakat untuk melaksanakannya,” tutur Marten.FOTO BANNER (2)

Berita Terkini