Hujan 15 Menit, Tiga Rumah Rusak Dilanda Banjir

Diposting : 25 Jan 2017 | 03:03:05 WITA Kategori : Berita Lainnya

Hujan deras diwilayah pegunungan yang ada di Kelurahan Leato Utara, yang berlangsung selama 15 menit pada pukul 14.35 Wita Senin (23/01) kemarin. Menjadi salah satu faktor terjadinya banjir bandang di kawasan permukiman yang berada di wilayah pegunungan tersebut, sehingga menyebabkan tiga rumah warga setempat rusak. Bahkan hewan ternak dan sejumlah papan yang direncanakan akan digunakan pada pelaksanaan pesta pernikahan di sekitar wilayah itu, hanyut terbawah arus air.

“Di radar cuaca milik BMKG mendeteksi, sel awan hujan yang cukup masif di wilayah tersebut, sehingga kami mengeluarkan warning. Hujan deras itu juga jatuh di wilayah perbuktikan sekitar Kota Gorontalo, dan terakumulasi menjadi banjir bandang,” jelas Fatuhri, salah satu petugas BMKG.

Menanggapi informasi yang berhasil dihimpun media ini melalui BMKG, Kepala BPBD Kota Gorontalo Rustam Rahman mengatakan, masyarakat setempat harus lebih waspada jika tiba musim hujan. Karena menurut Rustam, kondisi pegunungan yang ada di sekitar wilayah setempat yang sudah tidak menyerap air, dapat memberikan dampak besar terjadinya banjir diwilayah itu. “Ini harus diwaspadai oleh semua masyarakat, apalagi mereka yang bermukim di bawah pegunungan itu,” terang Rustam.

Sedangkan keberadaan drainase yang ada diwilayah itu kata Rustam, sangat penting bagi masyarakat setempat. Sebab, posisi drainase itu mampu menjadi sebagi pelindung rumah warga agar tidak terkena arus air banjir bandang. Dan untuk menjaga agar masyarakat setempat tidak lagi menjadi korban dari banjir bandang, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait khususnya dalam menangani persoalan drainase. “Banyak hal yang telah kami dikusikan dengan pihak Dinas PUPR Kota, untuk mencegah masyarakat tidak menjadi korban dari bencana tersebut,” tutur Rustam.(RADAR) FOTO A OPENING

Sebulan PMI Kota Butuh 1.500 Kantong Darah

Diposting : 25 Jan 2017 | 03:01:56 WITA Kategori : Berita Lainnya

Palang Merah Idonesia (PMI) Kota Gorontalo dalam memenuhi stock darah, yang dibutuhkan masyarakat juga tempat pelayanan kesehatan, setiap bulannya harus mencapai target sebanyak 1.500 kantong darah. Karena darah tersebut setiap saat dibutuhkan olah pasien yang ada disetiap tempat pelayanan kesehatan, baik Rumah Sakit (RS), Puskesmas dan lain sebagainya.

“Belum lagi kalau di wilayah Kota Gorontalo diserang oleh wabah penyakit DBD, yang kerap juga memerlukan suplay stock darah,” ujar Wakil Walikota Gorontalo dr. Budi Doku, ketika ditemui media ini saat usai menghadiri kegiatan sosialsiasi dan bakti sosial yang dilaksanakan PMI Kota.

Bahkan tambah Budi Doku, mengingat Kota Gorontalo adalah pusat rujukan layanan kesehatan, jika dilihat rasio jumlah penduduk Gorontalo sekitar 1,2 juta jiwa. Banyak stock darah yang harus dipersiapakan PMI, untuk memenuhi kebutuhan pasien yang ada di setiap rumah sakit. Yaitu harus menyediakan 12.000 kantong darah dalam setahun, untuk penyelamatan dini tehadap pasien. “Di 2016 ada sekitar 8.221 jumlah pendonor yang telah masuk dalam daftar PMI Kota Gorontalo. Nantinya kedepan kita akan menjadwalkan kegiatan donor darah setiap minggu sekali ditempat fasilitas umum,” tutur Budi Doku.(RADAR)
FOTO BANNER

PKK Hulonthalangi Miliki Ketua Baru

Diposting : 24 Jan 2017 | 10:14:46 WITA Kategori : Berita Lainnya

Hari ini Selasa (24/01) Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K Demak, melantik Rahmawati Laisa Mantu, S.Akun, sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Hulonthalangi yang baru. Pelantikan pimpinan baru dilingkup organisasi wanita tersebut, merupakan tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 18 tahun 2016, tentang penyusunan organisasi perangkat daerah (OPD) baru di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo Desember tahun kemarin.

Menurut Jusmiati, pelantikan pejabat baru di TP PKK Kecamatan Hulonthalangi tersebut, bukan hal yang baru lagi. Karena pelantikan pejabat baru ini, sering dilakukan ketika di struktur pejabat kecamatan setempat terjadi pergantian pemimpin. Dan Jusmiati berharap, semoga pejabat yang baru di PKK Kecamatan Hulonthalangi, akan dapat memberikan peningkatan yang baik terhadap organisasi tersebut. Apalagi PKK tingkat kecamatan merupakan acuan bagi PKK tingkat Kelurahan, untuk menyukseskan program PKK di wilayah tersebut. “Peningkatan program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, adalah target semua TP PKK di masing-masing wilayah. Sehingga saya berharap, hal ini dapat ditindak lanjuti dan di tingkatkan pemimpin yang baru di TP PKK Kecamatan Hulonthalangi,” ujar Jumiati.

Selain itu tambah Jusmiati, sukses dan tindaknya program PKK di tingkat kecamatan, itu tergantung dari koordinasi dan sinergitas yang dibangun kader PKK itu sendiri dengan semua stake holder. Maka dari itu Jusmiati menekankan, pemimpin yang baru di PKK Hulonthalangi dapat meningkatkan singeritas dan kerjasama antara PKK kecamatan dengan semua elemen. Termasuk masyarakat yang merupakan penerima program yang digagas PKK. “Jika program PKK itu rata-rata bersinergi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo dan masyarakat di masing-masing wilayah. Saya yakin, akan banyak partisipasi positif yang didapat semua kader, untuk mengembangkan program yang dilaksanakan,” tutur Jusmiati.(RADAR)FOTO KAKI

Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika melaksanakan prosesi adata atas pengadaan mobil armada Sarana Angkutan Umum Untuk Masyarakat (SAUM) di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.

Diposting : 24 Jan 2017 | 10:13:42 WITA Kategori : Berita Lainnya

Senin (23/01) kemarin Walikota Gorontalo Marten A Taha, meresmikan lima mobil armada Sarana Angkutan Umum Untuk Masyarakat (SAUM), di lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Dengan cara melaksanakan proses adat Gorontalo, sebagai rangkaian dari proses peresmian mobil aramada tersebut.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo Iskandar Moerad, ketika ditanyai soal pengadaan lima mobil armada tersebut, bahwa lima unit mobil bus yang mampu menampung sekitar 30 penumpang itu, merupakan bantuan yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Yang anggarannya digunakan melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kemenhub RI. “Ini adalah bantuan dari Kemenhub RI yang diberikan pada Pemerintah Kota Gorontalo, untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat terutama siswa,” ujar Iskandar.

Desain lima unit armada itu tambah Iskandar, jauh berbeda dengan yang dimiliki bus aramada pada umumnya termasuk Bus Hulonthalangi. Dan bus armada yang baru ini, selain di bedakan dengan warna khas perhubungan, juga dilengkapi dengan AC serta nama wilayah operasi bus tersebut. “Pastinya lebih canggih dari bus armada yang kita miliki sebelumnya, dan kami berterima kasih pada Pemerintah Kota Gorontalo serta Kemenhub RI yang terus memberikan perhatian khusus pada instansi kami dalam rangka memaksimalkan pelayana bagi masyarakat,” tutur Iskandar.(RADAR)
FOTO KUPING KIRI (1)

Walikota Gorontalo Marten A Taha ketika menerima bendera pusaka Merah Putih pada kirab bendera pusaka hari Patriotik 23 Januari yang dilakukan organiasi pemuda di Kota Gorontalo.

Diposting : 24 Jan 2017 | 10:12:09 WITA Kategori : Berita Lainnya

– Bendera pusaka Merah Putih, menurut Walikota Gorontalo Marten A Taha adalah warisan Nasional yang patut dijaga dan dirawat. Karena bendera pusaka tersebut merupakan bentuk wujud dari perjuangan pahlawan Nasional Gorontalo, yang berhasil memrdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 75 tahun silam di 23 Januari tahun 1942.

“Peristiwa dalam mempertahankan Merah Putih pada tanggal 23 Januari 1942 di Gorontalo, yang dikenal dengan peristiwa Patriotik, sebuah realitas pengorbanan anak bangsa yang diwarnai dengan darah untuk merebut Kemerdekaan Republik Indonesia. Mempertahankan bendera Merah Putih tetap berkibar di Bumi Gorontalo,” ujar Marten.

Ia menjelaskan, mengenang jasa para kusuma bangsa dalam peristiwa Patriotik tersebut, masyarakat Gorontalo mengaktualisasikan nilai Nasionalisme, Patriotisme, Persatuan dan Kesatuan. Serta pengorbanan dalam bingkai NKRI, disetiap gerak juang anak bangsa untuk menjadi pioner kerukunan dan Persatuan ditengah Pluralisme. “Ini bukan hanya sekedar harapa semata, tapi bukti wujud bahwa generasi muda Gorontalo dan masyarakata sangat menghormati perjuangan pahlawan Nasional Gorontalo,” terang Marten. (RADAR)
FOTO KUPING KANAN (1)

Walikota Gorontalo Marten A Taha, juga selaku Inspektur upacara (Irup) gelar senja gerakan pramuka Kota Gorontalo yang berlangsung di Lapangan Taruna Senin kemarin.

Diposting : 24 Jan 2017 | 10:10:28 WITA Kategori : Berita Lainnya

Gerakan pramuka merupakan wadah dalam membentuk karakter dan membinaan moral bagi kaum muda, yang mempunyai tugas dan peranan penting dalam mengembangkan bakat dan minat. Melalui proses pembentukan kepribadian, demi mewujudkan insan yang kuat mental, tinggi moral, mandiri serta beriman dan bertaqwa. Sehingga Walikota Gorontalo Marten A Taha mengatakan, jika dipadukan dengan pelaksanaan hari patriotik ke 75 23 Januari, pramuka menjadi warna tersendiri dalam melengkapi slogan Nasionalisme masyarakat, yakni Semangat Patriotik, Jiwa Raga Kami. Demikian diungkapkan Marten, ketika ditemui usai meminpin upacara gelar senja Senin (23/01) kemarin, yang berlangsung di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo.

“Kiprah anggota pramuka baik muda maupun dewasa, yang meliputi peserta didik dan pembinanya, harus seiring sejalan. Dan ini ditandai dengan keikutsertaan dalam berbagai kegiatan kepramukaan, yang dirangkaikan dengan hari patriotik ke 75 23 Januari,” ujar Marten.

Hasil dari kreatifitas semua anggota pramuka baik dari jenjang penegak hingga pandega, ketika mengikuti rangkaia kegiatan yang dilaksanakan panitia. Merupakan bukti nyata bahwa, kegiatan tersebut mampu meransang dan memotivasi generasi muda Gorontalo, untuk menjadi yang terbaik. “Lihatlah seperti karya yang dihasilkan dari lomba pionering, dan lain sebagainya. Ini adalah bukti bahwa anak didik kita semuanya terampil dan cerdas. Dan ini bisa menjadi bagian dari landasan kita untuk bersaing ke tingkat Nasional,” terang Marten.

Kemudian mengenai hari patriotik ke 75 yang jatuh pada Senin (23/01) kemarin, Marten menjelaskan. Jika masyarakat menengok kembali sejarah perjuangan pahlawan Nasional Gorontalo Nani Wartabone, bersama pejuang lainnya. Betapa gigih dan beratnya perjuangan saat itu, namun dengan semangat berjuang, dan semangat birokrasi yang luar biasa yang dibarengi dengan keinginan besar untuk merdeka, maka kemerdekaan itu dapat diraih. “Sehingga momentum peringatan hari patriotik tahun ini memiliki makna strategis dalam mewujudkan semangat kita untuk memberikan kontribusi yang terbaik, bagi pembangunan daerah ini,” tutur Marten.(RADAR)FOTO 2

FOTO OPENING (1)

Miras Oplosan Bisa Merenggut Nyawa

Diposting : 24 Jan 2017 | 10:08:59 WITA Kategori : Berita Lainnya

Mengonsumsi minuman beralkohol rupanya beresiko tinggi bagi kesehatan manusia, bahkan sampai menyebabkan kematian. Apalagi minuman alkohol itu sudah dioplos dengan minuman berbeda merek, terlebih menuman tersebut mengandung gas seperti Bir Bintang dan sejenisnya. Contoh kasusnya seperti yang didugaan dialami RM alias Memes, korban berprofesi sebagai tukang pangkas rambut di Kelurahan Dembe I yang berusia 41 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya dan dari hasil penyelidikan mulut korban berbau alkohol.

Penyataan tersebut seperti diungkapkan dokter (dr) Budi Doku, ketika dihubungi media ini Senin (23/01) kemarin melalui selular. Dimana Dokter Budi jelaskan bahwa, mengonsumsi minuman beralkohol terlebih minuman itu sudah dioplos, dapat menyebabkan seorang meninggal dunia. Karena menurutnya minuman beralkohol itu mengandun bahan Korosif, yang dapat menyebabkan kerusakan pada mata, kulit, sistem pernapasan dan masih banyak lagi. Dan contoh bahan kimia bersifat Korosif itu diantaranya, asam sulfat, asam astetat, asam klorida dan lain-lain. “Jika ini masuk ke dalam sistem pencernaan, sanga berbahaya bagi seseorang, apalgi yang bersangkutan memiliki penyakit magh,” ujar Budi Doku.

Jika minuman beralkohol tersebut dioplos dengan minuman yang mengandung gas, maka cara kerja dua bahan kimia tersebut sangat cepat tambah dokter Budi. Dan dapat mengakibatkan orang yang mengonsumsinya mengalami Emboli, yakni terjadi penghabatan di aliran pembuluh darah. “Hambatan yang dimaksud di sini, bisa berupa gelembung udara atau darah yang menggumpal, dalam waktu cepat atau lambat akan pecah dan mengakibatkan orang meninggal dunia,” terang Dokter Budi.

Sehingganya sebagai Pemerintah Kota Gorontalo Dokter Budi Doku menegaskan, instansi terkait dalam hal ini Kesbangpol Kota Gorontalo, Satpol PP Kota Gorontalo harus bekerjasama dengan aparat hukum untuk melakukan operasi secara rutin. Karena seperti informasi yang ia dapat, peredaran minuman beralkohol di Kota Gorontalo sudah semakin komplek, dan mengancam generasi muda Kota Gorontalo yang memiliki masa depan emas. “Siapa lagi kalau bukan kita, kapan lagi kalau bukan sekarang. Kita sebagai pemerintah harus benar-benar membasmi minuman keralkohol tersebut, jangan samapi nanti sudah menelan korban banyak baru kita bergerak. Ini juga menjadi tanggungjawab kita sebagai masyarakat Gorontalo, yang nyata-nyatanya memiliki falsafa Adat Bersendikan Sara, Sara Bersendikan Kitabullah,” tegas Dokter Budi.(RADAR)FOTO BANNER

Program Jahit Menjahit Bagian Dari Sinergitas PKK

Diposting : 21 Jan 2017 | 13:30:56 WITA Kategori : Berita Lainnya

Ketua TP PKK Kota Gorontalo Jusmiati Taha K Demak, mendukung program jahit menjahit yang dilaksanakan masyarakat Kota Gorontalo, merupakan bagian dari pembinaan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Dinakerkop UMKM) Kota Gorontalo. Karena menurut Jusmiati, kerajinan tersebut merupakan profesi yang dapat memberikan kontribusi terhadap program industri yang digagas Pemerintah Kota Gorontalo. Seperti industri pakaian adat khas Gorontalo, serta karawo yang merupakan produk unggulan Gorontalo. Demikian diungkapkan Jusmiati, ketika ditemui media ini usai melakukan pertemuan dengan pengurus PKK Kota belum lama ini.

Sebagian program yang dilaksanakan instansi terkait tersebut, terdapat di dalam program yang dilaksanakan Kelompok Kerja (Pokja) PKK Kota Gorontalo. Jusmiati menjelaskan, bahwa ini merupakan salah satu bukti antara instansi terkait dengan TP PKK Kota Gorontalo terus berjalan dengan baik. Program jahit menjahit ini bukan hanya mengajarkan masyarakat menjahit kain, namun peserta juga diajarkan sampai mahir. “Yaitu dari pelajaran desain, memotong hingga mengobras dan menjahit atau sampai selesai menjadi baju dan celana siap pakai,” ujar Jusmiati.

Jusmiati berharap, program pemberdayaan masyarakat ini tidak hanya sampai pada pelaksanaan sosialisasi saja, namun kader PKK harus bekerjasama dengan instansi terkait untuk memacu dan memotivasi masyarakat agar terus melahirkan karya dari menjahit. “Jika banyak masyarakat sudah bisa melahirkan karya desain pakaian dari menjahit, maka Kota Gorontalo akan menjadi Kota Industri yang akan dilirik banyak investor asing dan wisatawan,” tutur Jusmiati.(SUMBER | RADAR )
FOTO KAKI

Masyarakat Pendukung Program Pemerintah

Diposting : 21 Jan 2017 | 13:28:35 WITA Kategori : Berita Lainnya

Program sholat Jumat berjamaah yang dilaksanakan secara bergilir oleh Pemerintah Kota, bukan hanya sekedar menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Gorontalo. Namun, program yang sudah hampir tiga tahun dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo itu, juga bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam mendukung program yang dilaksanakan Pemerintah Kota Gorontalo. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Walikota Gorontalo Marten A Taha, ketika menyampaikan sambutan saat usai menunaikan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Baitul Amin Jumat (20/01) kemarin di Kelurahan Pohe.

“Program jumat kelling ini sejak kami dilantik sebagai pejabat Pemerintah Kota, sudah kami laksanakan di seluruh masjid di Kota Gorontalo. Untuk menyerap apa saja aspirasi masyarakat di masing-masing wilayah, baik kelurahan dan kecamatan. Program ini juga, merupakan wadah dimana menjadi momen bagi Pemerintah Kota untuk menjelaskan semua program pembangunan dan kesejahteraan, yang dilakukan Pemerintah Kota Gorontalo,” ujar Marten.

Maka dari itu tambah Marten, disetiap kesempatan melaksanakan program jumat keliling, tidak henti-hentinya ia mengingatkan pada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Agar aspirasi tersebut dapat dijawab Pemerintah Kota Gorontalo, sebaba dalam pelaksaan jumat keliling itu juga diikuti jajaran pejabat SKPD di lingkup Pemerintah Kota Gorontalo. “Silaturahmi itu sangat penting, apalagi antara masyarakat dengan pemerintah. Karena masyarakat itu merupakan garda terdepan terwujudnya program yang digagas Pemerintah Kota Gorontalo,” terang Marten.

Kemudian mengenai masjid Baitul Amin, kata Marten, adalah masjid yang sudah lama dibangun oleh masyarakat dengan menggunakan dana swadayah masyarakat. Dan dirinya bangga dengan masyarakat setempat, yang masih bertahan meski pelaksanaan sholat Jumat sudah selesai. “Wajar jika masyarakat di Kelurahan Pohe ini banyak mendapatkan berkah dari Allah SWT, karena mereka disini tidak pernah berhenti menghidupkan masjid,” jelas Marten. Marten berharap, silaturahmi anatara masyarakat dengan Pemerintah Kota Gorontalo ini akan terus berlanjut. Bahkan antara masyarakat dengan masyarakat lain juga demikian. “Sliturahmi adalah salah satu jalan dimana kita akan mendapatkan berkah dari Allah SWT,” tutur Marten.(SUMBER | RADAR) FOTO KUPING KIRI

Nelayan Adalah Sumber Produksi Perikanan

Diposting : 21 Jan 2017 | 13:27:24 WITA Kategori : Berita Lainnya

Masyarakat Kelurahan Pohe rata-rata memiliki profesi sebagai nelayan laut, dimana profesi tersebut untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Namun disisi lain Walikota Gorontalo Marten A Taha menyebut mereka, sebagai sumber produksi perikanan yang terus meningkatkan perekonomian Kota Gorontalo sampai dengan saat ini. Hal inilah yang menjadi dasar utama Pemerintah Kota Gorontalo, tidak henti-hentinya memberikan nelayan di kelurahan tersebut bantuan alat melaut, di setiap tahun.

Menurut Marten, bantuan yang diberikan pemerintah daerah tersebut sangat dibutuhkan nelayan yang ada di Pohe, seperti alat tangkap, motor perahu dan katinting. Dan cara mendapatkan bantuan tersebut, sebelumnya Pemerintah Kota Gorontalo telah membentuk kelompok nelayan, yang menerima bantuan secara bergilir. “Bantuan yang diberikan Pemerintah Kota Gorontalo, tidak lain untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, atau untuk mewujudkan taraf hidup nelayan lebih baik,” ujar Marten.

Perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Gorontalo tambah Marten, tidak hanya sampai pada penyaluran bantuan alat tangkap ikan dan lain sebagainya. Tapi di tahun 2016 kemarin, Pemerintah Kota Gorontalo berhasil membangun sebanyak 50 rumah khusus nelayan, yang saat ini sudah dihuni oleh para nelayan. Kata Marten, ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota terhadap taraf hidup nelayan, sebagai sumber peningkat produksi perikanan di Kota Gorontalo. “Tanpa nelayan, perekonomian Kota Gorontalo di bidang perikanan pasti tidak akan baik seperti saat ini. Sehingganya kita wajib untuk memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan nelayan di Kota Gorontalo, tidak terkecuali mereka yang bertempat tinggal di Kelurahan Pohe,” tutur Marten.(SUMBER|RADAR)
FOTO KUPING KANAN

Berita Terkini