Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Advokasi Keluarga Berencana Digalakkan

Advokasi Keluarga Berencana Digalakkan
  • Jumat, 30 November 2018 pukul 13:51
  • sheilla

Pemerintah Kota Gorontalo terus menggalakkan advokasi pemakaian alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur. Upaya ini menjadi metode jangka panjang untuk menekan angka kematian ibu sekaligus mewujudkan keluarga yang berkualitas. Advokasi pemakaian alat kontrasepsi juga dimaksudkan guna mendukung optimalnya program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang digulirkan secara nasional. Seluruh pasangan usia subur diharapkan bisa memahami secara sadar pentingnya alat kontrasepsi dan bersedia ikut ensukseskan program KKBPK tersebut. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Gorontalo Nulika Melati mejelaskan, advokasi kontrasepsi diperlukan agar tidak muncul kekhawatiran dan keraguan dalam penggunaan alat kontrasepsi. Seluruh keluarga terutama pasangan usia subur harus mengetahui persis informasi seputar perencanaan kehamilan. “Ini yang kita lakukan. Mereka kita berikan pemahaman tentang pentingnya KB dan pengguna alat kontrasepsi yang efektif, aman dan nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang, “ujar Nulika. Dalam kesempatan kali ini, ada 85 peserta yang ikut mendengarkan edukasi dan sosialisasi dari sejumlah narasumber. Ikut digelar pula testimony “cukup dua anak saja” yang disampaikan oleh sejumlah warga yang telah merasakan dampak dan manfaat positif atas keikutsertaan dalam program KB. Nulika mengatakan, pelaksanaan advokasi tersebut dilakukan dengan pendekatan persuasive. Setiap peserta yang hadir diberikan pemahaman secara utuh bahwa saat ini program KB telah berkembang. Artinya selain penggunaan alat kontrasepsi pula, pemerintah juga ikut menggalakkannya untyuk tujuan lebih luas. “Kita pahamkan mereka betapa pentingnya mengikuti KB. Kita berikan pengertian tentang perencaan kehamilan yang baik. Minimal setiap anak punya tenggang jarak antara 3 sampai 5 tahun agar ibu yang melahirkan bisa lebih maksimal memperhatikannya dan bisa tumbuh menjadi anak yang berkualitas, “kata Nulika. Selanjutnya pula, masyarakat disadarkan tentang antisipasi ledakan pertumbuhan jumlah penduduk. Manakala tidak terkendali akan berpotensi menyebabkanb gejolak sosial dalam masyarakat. Lewat KKBPK, pemerintah menginginkan pertumbuhan penduduk seimbang dab setiap keluarga dapat menbjalankan fungsinya dengan baik menuju keluaraga yang sejahtera dan berkualitas.

 

 

Sumber: Rakyat Gorontalo

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

241 Hari ini

679 Kemarin

4557 Minggu ini

17705 Bulan ini

204888 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan