Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Berkolaborasi Manata Kota

Berkolaborasi Manata Kota
  • Senin, 3 Desember 2018 pukul 13:54
  • sheilla

Sejumlah wilayah di Kota Gorontalo yang dibenahi lewat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) kini tampak lebih indah dan berwarna. Kompetisi seni mural yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang tingkat Kota Gorontalo berhasil memantik kreasi dan inovasi warga untuk merias tempat tersebut menjadi menarik di pandang mata. Fenomena ini sekaligus pula membuktikan efektifitas kolaborasi antar-SKPD dalam menata kota. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan infrastruktur penanganan kumuh lewat Kotaku, sedangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menambah kecantikan infrastruktur lewat kompetisi seni mural. Kadis Perkim Kota Gorontalo Meydi N. Silangenmenerangkan, program Kotaku yang telah dilangsungkan selama dua tahun ini dimaksudkan mengintervensi dari segi lingkungan dan kawasan kumuh seperti membangun jalan, drainase, juga penyediaan sarana air bersih dan santiasa. Berbeda dengan program lain, Kotaku sangat menekankan pentingnya sinergitas semua pihak untuk bisa terlibat langsung menyukseskan setiap kegiatan. “Dengan dasar itu, Kotaku kita sinergikan dengan kompetisis seni mural. Ini sesuai dengan base praktis yang ada, “ujar Meydi. Kolaborasi ini lanjut Meydi perlu dikembangkan.Model pengembangannya, Dinas Perkim dan Dinas PU pada penyiapkan infrastruktur Kotaku. Ada pun isi didalamnya di intervensi SKPD terkait. Jika berkaitan dengan kebutuhan ruang anak-anak misalnya, bisa diambil ahli Dinas PPKB-P3A untuk mendukung Kota Layak Anak. Bisa juga dibuatkan lokasi untuk pemberdayaan kaum ibu. Sektor lain, PKK bisa masuk melalui program tanaman perkarangan, Dinas Lingkungan Hidup lewat program Adipura dan Dinas Kesehatan lewat Kota Sehat. Dengan begitu, ketika program Kotaku selesai, Kota Gorontalo bisa mendapatkan lagi program Kota Berkelanjutan. Menurut Meydi, konsep kolaborasi ini punya dampak positif bagi terwujudnya infrastruktur public yang sehat, indah dan bermanfaat. Kotaku dapat memberikan multiplayer efek bagi program-program lainnya di Kota Gorontalo. Sebagaimana diketahui, sebelum ini, Dinas PUPR Kota Gorontalo menggelar kompetisi seni mural atau seni melukis infrastruktur public dalam rangka memperingati Hari Tata Ruang Tingkat Kota Gorontalo. Kompetisi ini diikuti oleh 13 kelurahan. Masing-masing: Tanjung Kramat, Pohe, Siendeng, Donggal, Limba B, Limba UI, Limba U II, Heledulaa Utara, Biawu, Biawao, Ipilo, serta Botu dan Bugis. Wilayah-wilayah tersebut termasuk dari sasaran program Kotaku yang telah digulirkan Pemkot Gorontalo sejak tahun 2016. Saat ini sejumlah titik di kelurahan tersebut terlihat lebih indah dan menarik.

 

Sumber: Harian Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

33 Hari ini

485 Kemarin

2501 Minggu ini

10525 Bulan ini

230256 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan