Senin, 25 Juni 2018

Tahapan pemilihan Walikota dan Wakil walikota Gorontalo saat ini sementara berlangsung. Kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban sangat diperlukan demi suksesnya pesta demokrasi lima tahunan ini. Untuk memastikan situasi Kota Gorontalo tetap aman dan kondusif, Senin (26/2), Plt. Walikota Gorontalo Budi Doku menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKORPIMDA) Kota Gorontalo. Ditemuan usai memimpin rapat Budi mengatakan, sebagaimana arahan Presiden RI pilkada serentak 2018 di Indonesia harus dijadikan sebagai pondasi menuju demokrasi yang lebih baik. Sejalan dengan itu, stabilitas dan keamanan menjadi salah satu tugas utama pemerintah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Menurut Budi Doku bahwa situasi Kota Gorontalo saat ini masih dalam keadaan kondusif. Dirinya berharap seluruh elit dan masyarakat untuk selalu menjaga stabilitas Kota Gorontalo agar tetap aman dan terkendali. Rapat yang diikuti seluruh jajaran Forkopimda itu juga diperluas dengan menghadirkan camat se-Kota Gorontalo. Ini dimaksudkan untuk melaporkan situasi kondisi di wilayah masing-masing, sekaligus langkah-langkah antisipasi gangguan kamtibmas. “Sebagai ujung tobak di wilayah, tentunya camat dan unsure tripika lainnya yakni kepolisian dan TNI beserta lurah hingga rt/rw turut berperan melakukan langkah-langkah koordinasi dan antisipasi, “jelas Budi. Demikian pula unsure kepolisian-TNI akan memaksimalkan perannya. Disamping menyiapkan personil keamanan untuk ditempatkan titik-titik rawan, juga mengedukasi agar masyarakat jangan sampai terlibat konflik yang dapat menimbulkan perpecahan. “Mari kita bersama-sama menjaga daerah ini tetap dalam situasi aman dan kondusif, “tandasnya.

 

 

Sumber: Gorontalo Post