Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

FGD Menuju RAD KLA

FGD Menuju RAD KLA
  • Jumat, 30 November 2018 pukul 13:51
  • sheilla

Sedikitnya terdapat 24 indikator yang harus dipenuhi Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, untuk menjadi daerah Kota Layak Anak (KLA). Dari target nilai 1000 yang di tetapkan Pemerintah Pusat, baru 428,45 nilaiu yang sudah dipenuhi oleh Pemkot Gorontalo. Artinya, Pemkot Gorontalo melalui DPPKB-P3A Kota Gorontalo terus berupaya untuk memenuhi target dari indicator yang ada. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD), dalam rangka penyusunan rencanan aksi daerah (RAD) KLA 2018 Kota Gorontalo, Kamis (29/11) kemarin. Kadis DPPKB-P3A Kota Gorontalo Dra. Hj. Nulika Melati S, menjelaskan bahwa. Penduduk Kota Gorontalo berjumlah 195.468 jiwa, sekitar 71.678 jiwa merupakan anak-anak. Nah, jumlah inilah yang menjadi sasaran program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, untuk mewujudkan KLA, dengan memenuhi 24 indikator. Dan Kota Gorontalo sendiri sejak tahun 2017 kemarin, telah mengikuti penilaian KLA dengan mengisi 24 indikator tersebut. Namun hasil yang diperoleh baru mencapai 385,5, dari maksimal nilai 1000 yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Khususnya di tahun 2018 pada bulan berjalan, nilai yang diperoleh Kota Gorontalo meningkat menjadi 428,45. “Dengan melihat perolehan nilai tersebut, dan untuk lebih maksimalkan tugas dan peran dari stakeholder. Maka kami menggelar kegiatan ini, yakni FGD menuju RAD KLA tahun 2018 Kota Gorontalo. Untuk memperoleh masukan maupun informasi mengenai suatu permasalahan yang bersifat lokal, dan spsifik terkait dengan pemenuhan hak anak, “uajr Nulika. RAD KLA tahun 2018 ini merupakan suatu keharusan di dalam proses menuju KLA, dan sebagai acuan bagi siapa dan berbuat apa. Artinya kata Nulika, setiap OPD dan stakeholder lainnya sudah punya pola, langkah-langkah apa yang harus dibuat. Agar tujuan dari pada KLA ini dapat terwujud. Di dalam mewujudkan KLA ini, sudah beberapa tahapan yang dilakukan DPPKB-P3A Kota Gorontalo. Diantaranya sosialisasi KLA di Sembilan kecamatan, membentuk gugus tugas KLA tingkat Kota Gorontalo mendeklarasikan KLA. Dan melaunching kecamatan layak anak di Sembilan kecamatan, serta mengukuhkan gugus tugas KLA tingkat kecamatan, termasuk FGD ini. “Pada evaluasi KLA tahun 2018 yang dilaksanakan belum lama ini, Kota Gorontalo baru medapatkan nilai 428,45 yang terbagi dari beberapa klaster, diantaranya Kelmbagaan Klaster I sampai dengan Klaster , “tutur Nulika. Sementara itu Assisten Bidang Pemeritah dan Kesra Setda Kota Grontalo Deddy Kadullah, mewakili Walikota Gorontalo menjelaskan. Bahwa, RAD KLA ini merupakan dokumen kerja lima tahun, untuk pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang secra langsung dan tidak, mendukung perwujudan KLA. Untuk menyusun RAD KLA ini, diperlukan koordinasi lintas sektor, karena dokumen tersebut disusun dengan mengintegrasikan rencana kerja kementerian, lembaga dan OPD terkait. Serta upaya yang dilakukan masyarakat, media massa dan dunia usaha dalam pemenuhan hal anak dan perlindungan khusu anak. “Saya berharap dengan RAD KLA ini, para pihak terkait memiliki komitmen dan kejelasan dalam perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan untuk mencapai target KLA di Kota Gorontalo, “tutup Deddy

 

 

Sumber: Rakyat Gorontalo

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

78 Hari ini

485 Kemarin

2546 Minggu ini

10570 Bulan ini

230301 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan