Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Hari Pahlawan Jadi Momentum Memupuk Jiwa Nasionalisme Kalangan ASN

Hari Pahlawan Jadi Momentum Memupuk Jiwa Nasionalisme Kalangan ASN
Hari Pahlawan Jadi Momentum Memupuk Jiwa Nasionalisme Kalangan ASN
  • Minggu, 10 November 2019 pukul 08:30
  • Rizky Aristian Bau

Pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019 Minggu (10/11/19) kemarin yang dipusatkan di Lapangan Buladu Kota Gorontalo, menjadi momentu tersendiri bagi Pemerintah Kota Gorontalo. Yaitu membangkitkan kedisiplinan, rasa kebersamaan, patriotisme, Nasionalisme dan pembinaan terhadap aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Kota Gorontalo. Demikian kata Walikota Gorontalo Marten A. Taha, saat ditemui usai memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan.

“Peringatan Hari Pahlawan hari ini menjadi hari yang sangat bersejarah bagi kita seluruh warga Indonesia, khususnya jajaran apartur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Dan menjadi korelasi dengan ASN, yakni melalui momentum ini kita meningkatkan kedisiplinan ASN, agar supaya bisa melaksanakan program dan kegiatan serta kebijakan yang diberikan. Kemudian menjadi momen untuk membina ASN, menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme pada jiwa ASN. Supaya mereka menyadari bahwa, kemerdekaan yang mereka nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para Pahlawan terdahulu,” ujar Marten, saat ditemui usai memipin upacara.

Selain itu tambah Walikota, momentum peringatan Hari Pahlawan tahun ini menjadi bagian tugas Pemerintah Kota Gorontalo, untuk membangkitkan rasa nasionalisme dikalangan generasi muda. Baik itu dengan cara menggelar kegiatan, yang berkaitan dengan kepemudaan serta menggalang generasi muda agar terhindar dari aktivitas yang menyimpang.

“Mencerdaskan bangsa, adalah bagian dari tugas Pemerintah Kota Gorontalo. Momentum peringatan hari pahlawan, adalah waktu yang tepat bagi Pemerintah Kota Gorontalo untuk lebih memperkuat peran generasi muda, supaya terhindar dari aktivitas yang negatif,” terang Marten.

Selain itu tambah Marten, berkaitan dengan Hari Pahlawan Pemerintah Pusat juga menekankan beberapa hal, melalui sambutan Menteri Sosial RI yang ia bacakan, pada pelaksanaan upacara. Yaitu peristiwa perang mengingatkan masyarata, bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini tidaklah datang begitu saja.

Namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri. Semangat yang ditunjukan para pahlawan dan pejuang tersebut, hendaknya perlu terus ditumbuh kembangkan di dalam hati sanubari segenap insan warga negara Indonesia.

“Dengan peringatan hari pahlawan, diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana ungkapan salah seorang the founding fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar”. Selain itu peringatan hari pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa, untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan tahun 2019 (Aku pahlawan masa kini),” terang Marten, membacakan sambutan Menteri Sosial RI.

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI. Seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

“Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa, sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah. Tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional,” ungkap Marten.

Peringatan hari pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran, untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir khayat, tidak mebiarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah, dan air mata menjadi sia-sia.

“Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju indonesia maju,” kata Marten.(tmHMS).

 

 

sumber:humas.gorontalokota.go.id

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

94 Hari ini

451 Kemarin

3458 Minggu ini

20390 Bulan ini

489977 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan