Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Jaga Keseimbangan Penduduk, Bangun Keluarga Berkualitas

Jaga Keseimbangan Penduduk, Bangun Keluarga Berkualitas
  • Kamis, 28 Juni 2018 pukul 16:21
  • Susanti Dahlan, S.Ip

Pemerintah Kota Gorontalo secara konsisten menggerakkan program Keluarga Berencana (KB) guna menjaga keseimbangan pertumbuhan jumlah penduduk sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang berkualitas. Berbagai upaya yang bertalian erat dengan program Kbdiserusi sehingga saat ini semakin banyak masyarakat yang menyadari manfaat program KB untuk perencanaan masa depan keluarga. Berkat keseriusan ini, sejumlah prestasi di bidang KB pun bisa diraih Kota Gorontalo. Dalam lomba Harganas Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu, beberapa lomba bisadijuarai antara lain juara 1 lomba PPKBD teladan atas nama Ramlah Latala, warga Kelurahan Lima U II, Kecamatan Kota Selatan, kemudian juara 1 Lomba Motivator KB atas nama Titin Karim warga Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi. Disamping itu, juara 1 untuk RS Tipe C yang menjadi motivator KB juga berasal dari Kota Gorontalo, yakni Siti Khadijah. “Ini adalah di antara prestasi yang bisa kita raih kali ini. Hasil ini tentunya akan menjadi motivasi bagi kita untuk semakin menggalakkan program KB untuk masyarakat,” ujar Kadis Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPKB-P3A) Kota Gorontalo Nulika Melati krtika diwawancarai awak media, belum lama ini. Sebelumnya, program KB yang giat digencarkan di Kota Gorontalo antara lain Kampung KB. Lewat Kampung KB, Pemkot melalui Penyuluhan Lapangan KB (PLKB) dan Pembantu Pembina KB Desa(PPKBD) mengawal setiap program KB baik yang digagas sendiri oleh Pemkot maupun oleh pemerintah provinsi dan pusat.Di kampung KB ini juga ikut disosialisasikan KB Pria. Dalam pelaksanaannya, PLKB dan PPKB juga berkolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan pihak-pihaka terkait lainnya, termasuk dengan Kantor Urusan Agama (KUA)untuk pencegahan pernikahan dini. Menurut Nulika, era sekarang, program KB penting untuk mendorong digalakkannya 8 fungsi keluarga. Keluarga sebagai satuan terkecil masyarakat memiliki peran penting menuju terwujudnya masyarakat yang berkualitas. Sejatinya pula, terkait pembangunan keluarga berkualitas ini, yang dibuat lewat program KB tidak saja prencanaan anak dua,tapi juga program Tribina. Terdiri, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja(BKR) dan Bina Keluarga Lansia(BKL). Lewat BKB, sejak dari kandungan, pemerintah terlibat mengintervensi kesehatan ibu hamil agar bayi lahir sehat. Kemudian, setelah lahir ibu diarahkan rutin ke Posyandu agar bayi atau balita mendapat imunisasi dan para ibu mendapat pembinaan bagaimana memenuhi asupan gizi bayi/balita sehingga tumbuh menjadi remaja yang sehat. Setelah memiliki anak remaja, keluarga tersebut juga mendapat program BKR. Disini para remaja mendapat pembinaan khusus lagi, termasuk menyangkut karakternya. “Adapun BKL diarahkan agar kaum lansia tetap produktif di usia tua. Mereka akan dibentuk kelompok-kelompok akan Tadarus Alquran sampai dilatih berkreasi seperti membuat kue dan menjahit,” ujar Nurlika. (and)

 

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

295 Hari ini

595 Kemarin

3434 Minggu ini

51434 Bulan ini

442594 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan