Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Kado Istimewa Dari Marten di Hari Guru

Kado Istimewa Dari Marten di Hari Guru
Kado Istimewa Dari Marten di Hari Guru
  • Senin, 25 November 2019 pukul 08:30
  • Rizky Aristian Bau

 “Guru-guruku engkau adalah Pahlawanku, aku berada sekarang ini, dengan profesi yang kugeluti tidak lepas dari jasa-jasamu, keringat dan peluhmu tidak pernah engkau mengeluh”

“Tidaklah engkau berharap, salain menjadikan anak didikmu menjadi orang yang cerdas, berkarakter, berintegritas dan berakhlak mulia. Terima kasih guruku, setiap langkahku senantiasa mendoakanmu, semoga jasa-jasamu akan selalu menjadi kenangan dalam menggapai cita negeri ini,” ungkap Wali Kota Gorontalo Marten A. Taha, membacakan Puisi berjudul ‘Guru Ku’, yang diberikan kepada seluruh Guru dimomen Hari Guru Nasional.

Puisi ini sengaja dibuat Marten, yang ditujukan kepada seluruh guru di Kota Gorontalo, lebih khususnya lagi guru yang sudah mendidiknya hingga bisa menjadi orang yang sukses.

“Guru itu bagi saya, adalah sosok yang sangat penting karena bukan hanya memberikan pendidikan ilmu pengetahuan, tetapi juga mendidik siswa-siswinya akan akhlak dan karakter, kedisiplinan serta bagaiman berpikir untuk menyikapi sesuatu hal,” ujar Marten.

Lantas seperti apa tanggapan Marten ketika masih duduk dibangku sekolah. Kata HZ Laleno, guru yang pernah mendidik Marten Taha, bahwa semasa duduk dibangku sekolah menengan ekonomi pertama (SMEP) hingga sekolah menengah ekonomi atas (SMEA) Gorontalo, Marten Taha tidak pernah terdengar memiliki catatan buruk di sekolah.

Dimata guru-gurunya, Wali Kota Gorontalo Marten Taha dahulu adalah siswa yang berprestasi, baik di kelas, sekolah dan sempat mengharumkan nama daerah.

“Marten itu anak yang pintar dan cerdas, selama sekolah tempat duduknya tidak pernah bergeser, pasti di depan terus. Dan membuat saya dan teman-teman guru bangga. Marten sangat mudah memahami pelajaran dan pendidikan yang kami berikan,” ujar Laleno.

Guru-guru sangat mencitai Marten Taha karena kedisiplinannya baik itu dalam pakaian, belajar, antar sesama teman dan guru, juga disipilin waktu. Selain itu sikap Marten bisa dikatakan tak acuh dengan hal-hal negatif, membuat dirinya terdorong untuk terus belajar ilmu pengetahuan.

“Dan sampai dengan sekarang, sikap dan disiplinnya itu tidak berubah, sangat baik terhadap orang lain dan guru-gurunyaa,” ungkap Laleno.

Kesan yang tidak pernah terlupakan saat Marten masih berstatus sebagai siswa, yakni dirinya yang sering tampil di depan teman-temannya. Baik itu dalam menjawab pertanyaan yang diberikan guru, atau mewakili teman-temannya untuk menjelaskan sebuah soal yang diberikan guru.

“Setiap pekerjaan rumah yang kami berikan kepadanya, itu diselesaikannya dengan baik, bahkan nilainnya tidak pernah bergeser dari angka 10,” terangnya.

Siswa yang dulunya berprestasi itu kini sudah menjadi Wali Kota Gorontalo dua periode. Laleno bersama seluruh guru-guru sangat bangga dan merasa berysukur karena melihat siswa yang pernah mereka didik sudah menjadi kepala daerah.

“Saya berharap, siswa kami Marten Taha akan terus memberikan perhatian khusus terhadap dunia pendidikan di Kota Gorontalo,” tutup Laleno.(tmHMS).

 

 

 

sumber:humas.gorontalokota.go.id

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

559 Hari ini

575 Kemarin

4353 Minggu ini

20627 Bulan ini

560697 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan