Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Kurikulum Bahasa Gorontalo Tuntas Disempurnakan

Kurikulum Bahasa Gorontalo Tuntas Disempurnakan
  • Jumat, 25 Mei 2018 pukul 14:12
  • Grisselda Rafael Gobel

Workshop penyusunan kurikulum baru muatan lokal (Mulok) yang memasukkan pembelajaran bahasa Gorontalo bahan ajar untuk siswa SD dan SMP di Kota Gorontalo tuntas digelar. Dengan demikian, mulai tahun ajaran 2018-2019, seluruh guru Mulok di SD dan SMP sudah bisa menggunakan metode dalam kurikulum yang disempurnakan itu. Pada saat yang sama pemerintah Jota Gorontalo juga meminta oeran dan dukungan seluruh elemen warga agar ikut membiasakan penggunaan bahasa Gorontalo untuk komunikasi di dalam rumah. Hal itu diharapkan dapat membantu setiap anak SD dan SMP sehingga lebih cepat paham dengan bahasa Gorontalo. Kabid Kebudayaan Dinas Dikbud Kota Gorontalo Abdul Rasyid menyebutkan hasil workshop penyusunan kurikulum Mulok menghasilkan empat dokumen. Pertama, struktur kurukulum. Kedua, kompetensi inti dan dasar. Ketiga, silabus. “Kita merajuknya penyusunan dokumen ini sesuai kurikulum nasional. Sudah ada pola yang direkomendasikan untuk digunakan oleh para guru Mulok. Insya Allah tahun ajaran 2018-2019 mulai diterapkan, “ujar Abdul Rasyid. Rasyid menjelaskan, dalam struktur kurikulum setiap pertemuan ditetapkan selama dua jam setiap pekan. Setiap pertemuan diharapkan seluruh guru mulok bisa menggunakan kurikulum baru tersebut sehingga tidak kesulitan lagi untuk mencari bahan materi dan pendekatan pembelajaran. Di kurikulum baru itu pula kata Rasyid, sudah ada kompetensi inti yang bisa membawahi kompetensi dasar. Setiap tingkat kelas materi ajarnya berbeda. Untuk kelas I sampai kelas III SD misalnya, pengajaran lebih fokus pada pengenlan benda-benda dalam bahasa Gorontalo. Pengenalan itu juga langsung disuguhi dengan contoh benda. Setelah naik kelas IV, setiap siswa sudah bisa diajari menrangkai kata dalam bahasa Gorontalo. Pembelajaran ini diharapkan harus bisa didukung oleh pembiasaan dilingkungan keluarga. Dengan hal itu diharapkan setelah siswa/siswi lulus SD dan masuk SMP sudah bisa dengan baik merangkai kalimat dan bisa berkomunikasi dalam bahasa Gorontalo. “Peran orang tuas ini tentunya akan kita sosialisasikan terus. Kita harapkan orang tua agar ikut mengajari anak-anak bahasa Gorontalo, “ujar Rasyid

 

Sumber: Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

58 Hari ini

451 Kemarin

3422 Minggu ini

20354 Bulan ini

489941 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan