Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Layanan Kesehatan Berbasis Digital

Layanan Kesehatan Berbasis Digital
  • Senin, 3 Desember 2018 pukul 13:48
  • Grisselda Rafael Gobel

Anda tak perlu membuat waktu untuk menunggu jika ingin mendapatkan layanan di setiap Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kota Gorontalo. Kini Dinas Kesehatan Kota Gorontalo telah mengembangkan sistem berbasis digital sebagai solusi yang mempermudah pelayanan kesehatan untuk setiap warga. Caranya, cukup mendownload aplikasi Infokes Mobile Apps lewat playstore di Smartphone. Dengan aplikasi ini, Anda dapat mendaftarkan diri ke puskesmas atau klinik tanpa perlu antre ketika hendak berobat. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai masalah kesehatan langsung dari ahlinya. Kepala Sub Bagian Keuangan pada Dinas Kesehatan Kota Gorontalo Panawan Bilondatu, minggu (2/11) menuturkan, pengembangan Infokes Mobile adalah bagian dari upaya memanfaatkan kemajuan teknologi informasi guna meningkatkan mutu layanan. Saat ini pemanfaatannya telah jalan sejak dilaunching pada bulan Februari 2018 lalu. Sebelumnya, aplikasi pula telah melalui proses uji coba untuk melihat tingkat erornya. Dinas Kesehatan pun telah mensosialisasikannya lewat posting di berbagai platform media sosial. Aplikasi ini pula sudah terintegrasi dengan BPJS dan telah melalui Dashboard System. Panawan menjelaskan, secara penggunaan aplikasi ini sangat sederhana. Setelah di download lewat playstore, warga dapat memulai penggunaannya dengan mendaftarkan nomor KTP dan nomor BPJS. Nantinya, di aplikasi tersebut ada berbagai konten layanan dan panduan. Setiap warga yang membutuhkan layanan puskesmas bisa melakukan proses administrasi, mengecek antrean, mengecek kepesertaan BPJS, bahkan ada rubric berkonsultasi kesehatan dengan dokter ahli. “Pasien yang membutuhkan layanan kesehatan tidak perlu antre lagi. Bisa registrasi dari rumah, bisa di cek antriannya nomor berapa, “katanya. Pengembangan aplikasi ini telah membawa kemajuan baru bagi dunia kesehatan di Kota Gorontalo. Bukan saja dari pelayanan, tapi juga upaya perventif dan promotif bisa semakin maksimal. Sebab, dari aplikasi ini Dinas Kesehatan bisa memantau 10 penyakit terbanyak, Dinas Kesehatan selaku regulator bisa lebih fokus untuk mempertajam kebijakan dan program untuk pencegah penyakit secara dini. Panawan mengatakan, model pelayanan denga pola demikian akan terus dikembangkan kedepan. Misalnya, pada tahun 2019 nanti sudah direncanakan untuk mengintegrasikan pelayanan PUskesmas dengan Sim Farmasi. Ini dimaksudkan untuk memperkuat control sekaligus menghindari inefesiensi dalam hal pengadaan dan pemanfaatan obat dan BHP di Kota Gorontalo.

 

Sumber: Harian Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

310 Hari ini

519 Kemarin

5488 Minggu ini

17151 Bulan ini

329438 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan