Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Layanan Laparoskopik, Bedah Tanpa Dibelah

Layanan Laparoskopik, Bedah Tanpa Dibelah
  • Rabu, 18 April 2018 pukul 12:50
  • Grisselda Rafael Gobel

Pelayanan Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo semakin baik menyusul hadirnya pembedahan dengan teknik Laparoskopik.Penanganan medis yang dikenal pula dengan istilah pembedahan invasive minimal ini sudah sekitar dua bulan dilaksanakan di RSAS dan telah menangani cukup banyak pasien. Tidak seperti metode konvesional, dengan metode Laparoskopik sayatan pada tubuh saat operasi dapat lebih diminalisir. “Kalau hendak melakukan operasi organ dalam pad tubuh manusia misalnya, dengan teknik konvensional perut harus dibelah. Tapi dengan teknik laparoskopik, pembedahannya cukup memasukan peralatan laporoskopik melalui 2-3 sayatan kecil seukuran lubang pensil, “kata Direktur RSAS Kota Gorontalo dr. Andang Ilato. Andang menjelaskan, dalam penanganan dengan teknik laparoskopik, setelah dibuat sayatan kecil dan dimasukkannya alat laporoskopi, dokter sudah bisa melihat gambar mendetail dari organ dalam tubuh. Selanjutnya, lewat lubang sayatan kecil itu pula akan menyususl alat laporoskopik yang minimalis untuk mengeluarkan organ tubuh yang akan dibedah tersebut. “Lewat cara seperti ini tidak perlu dinding perut dibelah lagi sehingga penyembuhan luka lebih cepat. Rata-rata pasien yang kita tangani cukup sehari sudah bisa pulang rumah, “ujar Andang. Sebelum ini, lanjut Andang pasien batu empedu sering dirujuk keluar daerah. Itu karena peralatan tidak memadai di RSAS. Namun, saat ini, pasien-pasien seperti penderita batu empedu sudah ditangani langsung oleh RSAS. Sejak alat laparoskopik tersedia, sudah banyak pasien batu empedu yang berhasil ditangani dengan teknik pembedahan laparoskopik. “Di RSAS ada satu dokter spesialis yang sudah kita latih tentang teknik tersebut. Dia adalah dr. Roni Abdul, “Katanya. Andang menyampaikan pula, penyediaan peralatan Laparoskopik ini merupakan salah satu bentuk kemajuan layanan di RSAS. Hal ii merupakan bagia dari upaya rumah sakit dalam menjawab kebutuhan public akan layanan kesehatab yang berkualitas. “Layanan laparoskopik ini bisa diperoleh siapa saja. Pasien mandiri atau pengguna kartu BPJS yang dibiayai pemerintah daerah akan kita layani dengan baik, “kata Andang.

 

Sumber: Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

26 Hari ini

1466 Kemarin

4800 Minggu ini

16702 Bulan ini

346263 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan