Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Optimalkan Potensi Zakat Dikalangan PNS

Optimalkan Potensi Zakat Dikalangan PNS
Optimalkan Potensi Zakat Dikalangan PNS
  • Kamis, 15 November 2018 pukul 10:27
  • Administrator

Potensi zakat di Kota Gorontalo cukup besar dan bisa dimanfaatkan untuk membantu warga kurang mampu sekaligus mendorong pemerataan ekonomi. Untuk itu, Walikota Gorontalo Marten Taha mendorong optimalisasi pengumpulan zakat profesi dari kalangan aparat pemerintahan, juga pegawai BUMN dan BUMD. Hal tersebut kini dalam tahap sosialisasi oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Gorontalo yang dimulai kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Ketua Baznas Kota Gorontalo Marzuki pakaya menjelaskan, zakat adalah tuntutan yang dwajibkan bagi setiap umat muslim. Bagi mereka yang punya profesi tertentu, besaran yang dipungut sebesar dari jumlah penghasilan. Dia mencontohnya khusus untuk ASN yang memiliki pendapatan per bulan Rp 4 Juta, maka potongannya sebesar Rp 100 ribu. “Itu sudah ketentuan. Kita bersyukur Walikota selalu mendukung dan memotivasi warganya agar sadar membayar zakat, meskipun sejatinya hal ini sudah merupakan kewajiban setiap muslim, “ujar Marzuki. Sosialisasi tentang zakat profesi ini pun masih akan terus berlanjut. Setelah kalangan ASN di lingkungan Pemkot, Baznas kota Gorontalo akan melanjutkannya lagi di instansi lainnya, termasuk ke setiap BUMN dan BUMD. Marzuki berharap dengan adanya sosialisasi ini, potensi zakat di Kota Gorontalo bisa lebih optimal untuk dikumpulkan dan dikelola oleh Baznas. Hasil zakat ini nantinya akan disalurkan untuk membantu warga kurang mampu sekaligus untuk mendukung program sosial lainnya yang berkaitan dengan kemanusiaan. “Insya Allah sebelum turun sosialisasi ke tempat lain, kita akan terlebih dahulu menyurat dan melakukan silaturahim. Kita berharap langkah kita ini bisa mendapat sambutan positif, “kata Marzuki. Sementara itu, Walikota Gorontalo Marten menjelaskan, pengumpulan zakat serta infak dan sedekah di Indonesia memiliki dasar undung-undang sekaligus lembaga resmi yang bertugas mengumpulkan mengelola dan menyalurkan. Lembaga tersebut adalah Baznas yang terdapat ditingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Di Kota Gorontalo, lembaga ini sudah terbentuk dan potensi zakat yang bisa dikumpulkan sedianya cukup besar. Potensi itu termasuk berasal dari kalangan PNS. Zakat juga sedianya adalah kewajiban yang harus ditunaikan. Ibadah ini merupakan saran meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan sekaligus menjadi yang paling esensial dalam kehidupan. “Zakat bisa menjadi pembersih dosa setiap muslim. Dengan zakat, kita bisa saling membantu mereka yang memiliki kekurangan ekonomi. Zakat juga mendukung pemerataan ekonomi, “ujar Marten. Mengingat pentingnya hal itu pun, maka menjadi wajarlah jika Pemkot Gorontalo melalui Baznas berupaya mengoptimalkan zakat dari kalangan PNS. Baznas akan memfasilitasi kewajiban setiap ASN muslim untuk menunaikan kewajiban mereka. Dia juga meminta agar sosialisasi zakat profesi diseriusi dengan baik oleh Baznas sehingga target pengumpulan potensi zakat bisa tercapai.

 

 

Sumber: Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

53 Hari ini

485 Kemarin

2521 Minggu ini

10545 Bulan ini

230276 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan