Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Pangan Lokal Digarap Maksimal

Pangan Lokal Digarap Maksimal
  • Jumat, 6 Juli 2018 pukul 14:46
  • Susanti Dahlan, S.Ip

Pemerintah Kota Gorontalo berupaya mendorong para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar kreatif mengolah bahan pangan local menjadi produk yang beragam dan bermutu. Ini dilakukan mengingat potensi usaha pangan local saat ini memiliki peluang besar dan sejalan dengan langkah pemerintah dalam menggerakkan diversifikasi pangan. Untuk itu pula, Pemkot Gorontalo melalui Dinas Pangan terus menggebar program pelatihan bagi para pelaku UKM guna melatih kreatifitas mereka. Pada saat yang sama, Dinas Pangan juga akan turun tangan memfasilitasi proses promosi dan pemasarannya, bahkan sudah menyiapkan wadah khusus melalui Toko Tani Indonesia Center(TTIC). Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo Tommy Jahja menjelaskan, pelatihan bagi pelaku UKM sangat penting untuk membekali mereka agar lebih terampil mengolah bahan pangan local menjadi produk yang lebih berdaya saling. Setiap produk yang dihasilkan pelaku UKM diharapkan lebih beragam, mampu menarik minat konsumen. “Produk-produk pangan local diharapkan dapat digarap dan dikembangkan maksimal. Karena itu kita dorong dan latih pelaku UKM sihingga paling tidak bisa mengembangkan ilmu dan keterampilannya untuk mengolah bahan pangan local sekaligus mampu mendemonstrasikannya,” ujar Tommy ketika diwawancarai awak media, Kamis (5/7). Tommy menyampaikan, peluang pasar usaha kue bahan pangan local terbuka lebar. Setiap UKM yang bergerak di sub sector usaha ini bisa melakukan kerja sama dengan TTIC. Pengelola TTIC terbuka untuk menerima penitipan jualan dari pelaku UKM sehingga menyangkut pemasaran tidak perlu dikhawatirkan. Apalagi, sudah instruksi dari Walikota Gorontalo untuk menggunakan bahan pangan local dalam acara pemerintahan. Karena itu setiap acara di SKPD-SKPD sangat membutuhkan produksi kue pangan local dari UKM.Sebelumnya, Dinas Pangan Kota Gorontalo telah melaksanakan pelatihan bagi 20 orang pelaku UKM yang bergerak dalam usaha produksi kue berbahan pangan local. Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kredibel dan berpengalaman dibidang pangan local antara lain dari UNG, SMK dan Hotel Quality. Sebagai awal, Tommy mengutarakan, pihaknya akan fokus melakukan pendampingan terhadap 20 UKM yang telah dilatih tersebut. Mereka nantinya direncanakan akan diberikansentuhan bantuan modal, tetapi bukan dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk bahan. “20 UKM ini kita harapkan bisa menjadi pionir untuk menggenjot pangan local khas Gorontalo,” ujar Tommy. Masih terkait pendampingan, lanjut Tommy, Dinas Pangan juga akan berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Dinas Sosial dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdaging). Ketiga instansi ini akan secara bersama melakukan pendampingan terhadap UKM sehingga UKM di Kota Gorontalo bisa berkembang maju dan dapat menopang pertumbuhan ekonomi daerah. “Insyah Allah dengan bantuan dan pendampingan yang kita lakukan, UKM terutama yang bergerak dalam pengelolaan bahan pangan local bisa tumbuh berkembang menjadi lebih maju,” ujar Tommy. (and)

 

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

358 Hari ini

595 Kemarin

3497 Minggu ini

51497 Bulan ini

442657 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan