Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Pencanangan program Car Free Day sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot)

Pencanangan program Car Free Day sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot)
  • Senin, 23 April 2018 pukul 12:57
  • Grisselda Rafael Gobel

Yang di rangkaikan dengan program Langit Biru, yang di gagas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) RI. Pemkot Gorontalo yang dikenal dengan jargonnya Smart City, siap mensukseskan dua program tersebut di lingkungan masyarakat. Hal ini seperti diungkapkan Plt Walikota Gorontalo dr. Budi Doku, saat menyampaikan sambutan Pemerintah Kota Gorontalo. “Gagasan Kota Smart yang menjadi visi Pemerintah Kota Gorontalo terus diwujudkan dalam berbagai bidang. Smart yang dimaksud tidak saja cekatan memanfaatkan teknoligi dan informasi (IT) untuk peningkatan layanan, tetapi juga Smart dalam menerapkan hidup sehat serta peduli kebersihan lingkungan dan pemcemaran udara. Program Car Free Day, bebas kenderaan dan bebas sampah yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Bumi Tahun 2018, dihalaman Kantor Walikota Gorontalo. Pencegahan program ini masih berkaitan erat upaya untuk mensukseskan program Langit Biru. Dan kami sebagai Pemerintah daerah, siap memperjuangkan dua program ini, “ujar Budi. Budi Doku mengatakan, persoalan di bidang lingkungan menjadi salah satu prioritas nasional dan termasuk isu global yang hangat dibicarakan di abad ini, selain persolan dibidang hak azasi manusia (HAM) dan demokrasi. Saat ini, tidak sedikit kasus-kasus kerusakan lingkungan di temui di berbagai daerah. Tanda-tandanya pun bisa terlihat di darat maupun di laut. Bahkan salah satu indicator untuk melihat kerusakan lingkungan itu terjadi di suatu wilayah tertentu, kondisi langitnya berpolusi alias tidak biru. “Hal itulah yang mendasari sehingga muncul program Langit Biru dari KLH, “ujar Budi Doku di depan ratusan ASN Pemkot Gorontalo. Pencanangan car free day sendiri lanjut Budi, tidak lepas dari upayauntuk mendukung program Langit Biru yang bertujuan mengendalikan pencemaran udara utamanya yang bersumber dari knalpot kenderaan bermotor. Setiap pekan di hari jumat dari seusai subuh pukul sampai pukul 08.00 wita. Budi menekankan seluruh ASN dan para honorer di lingkungan Pemkot gorontalo untuk aktif mengikuti agenda ini. Kawasan car free day berlokasi di Jl. Nani Wartabone dari Tugu Saronde sampai simpang empat Taruna Remaja. “Jadi waktunya setiap jumat. Saya tidak mengambil hari sabtu dan minggu karena sesuai consensus internasional hari-hari tersebut merupakan hari keluarga, “katanya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo Djunaidi Kiyai Demak menambahkan, selain menekan pencemaran udara dari kenderaan bermotor, pencanangan program ini pun digalakkan untuk lebih mendorong kepedulian merawat kebersihan linkungan. Menurut Djunaidi, paling banyak ditemui persoalan sampah berkaitan dengan volumesampah kemasan plastic. Karena itu, dia berharap seluruh peserta yang hadir dalam pencanangan bisa menjadi pelopor dalam mengatasi permasalahan sampah kemasan plastic. Karena itu, dia berharap seluruh peserta yang hadir dalam pencanangan bisa menjadi pelopor dalam mengatasi permasalahan sampah kemasan plastic. Dia juga menghimbau semua pihak untuk lebih peduli terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Pihaknya telah menetapkan jadwal mebuang sampah sebelum pukul 06.00 pagi atau malam hari. Dan melarang warga membuang sampah di luar waktu tersebut. Pencanangan Car free day bebas kenderaan dan bebas sampah yang dirangkaikan dengan peringatan hari bumi kemarin mengambil tema “Sayangi Bumi Bersihkan Sampah”. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Ismail Madjid, Pimpinan SKPD, Camat, para ASN, komunitas sepeda, dan warga Kota Gorontalo. Sebelum pencanangan, agenda di awali Senam Bersama dipandu instruktur senam di halaman Kantor Walikota Gorontalo.

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

335 Hari ini

546 Kemarin

5625 Minggu ini

17168 Bulan ini

460784 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan