Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas

Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas
  • Kamis, 29 November 2018 pukul 13:49
  • shanty

Pemerintah Kota Gorontalo berupaya mendorong kemajuan dunia pendidikan karena menyadari urgensinya kualitas sumber daya manusia dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Ikhtiar ini secara konsisten dilakukan dan dari tahun ke tahun menunjukkan perkembangan yang signifikan. Sebelumnya, pemkot Gorontalo telah mengeluarkan kebijakan perluasan akses dengan memberlakukan pendidikan gratis. Upaya itu kemudian diikuti dengan perbaikan tata kelola di semua jenjang pendidikan baik TK/PAUD, SD dan SMP. Setelah semua itu tercapai, kini Pemkot berkosentrasi penuh pada peningkatan mutu pendidikan. Walikota Gorontalo Marten Taha menyampaikan hal tersebut saat memberikan materi pada Workshop Penguatan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dalam Manajemen Pendidikan di Gedung Banthayo Lo Yiladia, Kota Gorontalo, baru-baru ini. Workshop tersebut dihadiri oleh Ketua PB. PGRI Prof. Dr. Supardi, jajaran Diknas, para kepala sekolah guru dan komite sekolah se-Kota Gorontalo. “Pembangunan daerah ditentukan oleh kualitas manusianya. Dalam pembangunan manusia tidak ada cara lain selain melalui pendidikan. Jadi pendidikan itu sangat penting dan strategis sehingga itu kita memprioritaskannya, “ujar Marten. Dalam pelaksanaan pendidikan lanjut Marten, Pemkot Gorontalo sangat memperhatikan persoalan mutu. Tetapi, mustahil tercipta mutu pendidikan jika tata kelola pendidikan tidak diperbaiki. Untuk itu pula, langkah perbaikan tata kelola pendidikan dilakukan lebih awal setelah sebelumnya pula Pemkot Gorontalo berhasil memperluas akses pendidikan ini antara lain terekspresikan dari indicator APM/APK Kota Gorontalo yang terus meningkat. Selanjutnya, setelah berhasil memperbaiki tata kelola, Pemkot Gorontalo fokus pada persoalan mutu. Seagai implementasinya seluruh tenaga pengajar diberikan pelatihan agra profesionalitasnya lebih meningkat. Langkah ini pun setahap demi setahap mulai membuahkan hasil. Hal itu dibuktikan antara lain dengan kualitas lulusan dari sekolah-sekolah di Kota Gorontalo dan Kota Gorontalo banyak meraih penghargaan di bidang pendidikan yang diberikan pemerintah pusat. Marten menegaskan, sebagai ibu kota Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo tidak boleh terkebelakangan dalam sektor pendidikan. Sebab, Kota Gorontalo memegang peran penting sebagai pusat perekonomian, pendidikandan kesehatan. Jika pendidikan baik, maka kualitas manusia akan meningkat, pertumbuhan ekonomi menjadi lebih bagus. Oleh karena itu dapat dikatakan pendidikan sebagai sentral pembangunan. Sejauh ini pula, keberhasilan pendidikan di Kota Gorontalo berjalan searah dengan perbaikan di sektor-sektor terkait. Sektor kesehatan misalnya menunjukkan perbaikan yang signifikan. Rata-rata angka harapan hidup masyarakat Kota Gorontalo kini mencapai 71 tahun. Begitu juga angka kemiskinan tinggal 5,7 persen. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 mencapai 7,95. Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 76,09. Untuk itu pula, Marten berharap agar keberhasilan ini makin ditingkatkan. Dia juga meminta seluruh pendidik dan tenaga pendidikan untuk terus memperhatikan proses pendidikan karakter yang berbasis kearifan lokal atau lokal wisdom. Anak didik harus terus diasah sehingga melahirkan generasi berprestasi yang diharapkan bisa menjadi pelanjut tongkat estafet pembangunan kota Gorontalo di masa mendatang. Di tempat yang sama, Supardi menaruh apresiasi yang besar terhadapkeberhasilan pembangunan pendidikan di Kota Gorontalo. Menurutnya upaya Pemkot Gorontalo dalam membangun pendidikan adalah langkah nyata untuk memajukan bangsa. “Suatu bangsa bisa maju kalau sumber daya manusianya berkualitas. Untuk menciptakan SDM berkualitas, ujung tombaknya adalah pendidikan, “ujarnya. Secara nasional lanjut Supardi, ikhtiar pemerintah dalam pendidikan juga menunjukkan perubahan yang berarti. Tetapi upaya tersebut harus terus ditingkatkan lagi. Yang paling penting pendidikan harus bisa mengembangkan potensi dari setiap anak didik. “Pendidikan harus direncanakan, terpola dan dapat dievaluasi. Kta harus terus mengembangkan potensi anak didik. Potensi anak didik itu ada lima hal. Potensi pikir, raga, rasa. Karsa dan regiliginya. Ini yang harus terus kita asah, “katanya. Supardi pun berharap pendidikan di Kota Gorontalo bisa terus melangkah maju. Program pendidikan yang digulirkan harus bisa mencapai sasaran yang diamanatkan Undang-undang yakni untuk menciptakan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berilmu, kreatif, sehat, cakap, mandiri, berakhlak, berjiwa demokrastis dan bertanggungjawab.

 

Sumber: Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

46 Hari ini

485 Kemarin

2514 Minggu ini

10538 Bulan ini

230269 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan