Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Penyandang Cacat Berat Terus Diperhatikan

Penyandang Cacat Berat Terus Diperhatikan
  • Jumat, 29 Juni 2018 pukul 16:23
  • Susanti Dahlan, S.Ip

Para penyandang cacat berat atau ODKB (Orang dengan Kecacatan Berat) memerlukan perhatian lebih agar mereka dapat terus bersemangat menjalani hidup. Untuk itu, Pemerintah Kota Gorontalo tak tinggal diam. Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Gorontalo Nixon Rahman menjelaskan, setiap tahun sudah ada anggaran khusus untuk mengintervensi kehidupan para ODKB. Selain dari Pemerintah Kota, bantuan sosial juga diberikan lewat Kementrian Sosial (Kemensos) RI. Bantuan itu antara lain setiap bulan, ODKB mendapat santunan sebesar Rp 300 Ribu. “Program ini sudah jalan dengan baik. Baru-baru ini, Dinsos dan Pmberdayaan Masyarakat menemukan satu kasus ODKB lagi. Dia adalah anak berusia 6 tahun, warga Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur. Stelah dilakukan kunjungan, anak tersebut tidak dapat lagi beraktivitas sendiri. Setiap melakukan suatu hal, harus dibantu oleh orang lain. “Anak itu sudah kita usulkan ke Kemensos RI. Mudah-mudahan ada bantuan yang akan diberikan, “ujar Nixon. Program bantuan sosial untuk ODKB lanjut Nixon, termasuk bagian dari program perlindungan terhadap para penyandang cacat. Setiap tahun, pemerintah menganggarkan dana khusus untuk mengintervensi kebutuhan harian mereka. Tetapi yang masuk kategori ODKB, adalah mereka yang sudah tidak bisa beraktivitas sendiri kecuali dibantu oleh orang lain. Dalam pelaksaannya, setiap tahun, Pemerintah Kota Gorontalo mengusulkan data OKBD ke pemerintah pusat. Setiap tahun data yang diusulkan dilakukan verifikasi. Sebab tidak menutup kemungkinan akan bertambah atau berkurang. Berdasarkan data tersebut, bantuan akan dikucurkan. Setiap ODKB nantinya akan mendaptkan uang santunan Rp 300 ribu/bulan selama satu tahun. Setelah itu, penderita ODKB tersebut akan diusulkan lagi untuk tahun selanjutnya. Nixon menyatakan, mengingat pentingnya perhatian terhadap ODKB, maka diperlukan pula langkah proaktif dari pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk dapat memberikan informasi setiap warganya yang masuk kategori tersebut. Kasus orang yang masuk kategori tersebut. Kasus orang yang masuk dalam ODKB setiap saat bisa muncul, karena faktornya bukan saja karena cacat dari lahir, tapi bisa jadi karena kecelakaan atau trauma sosial. “Kita berharap dengan bantuan yang disiapkan pemerintah, ODKB bisa lebih dimudahkan. Tetapi tentunya peran dari keluarga tak kalah lebih penting, “ujar Nixon

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

100 Hari ini

451 Kemarin

3464 Minggu ini

20396 Bulan ini

489983 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan