Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Profesional Jadi Tuntutan

Profesional Jadi Tuntutan
  • Kamis, 15 Maret 2018 pukul 13:55
  • Administrator

KOTA (RADAR)- Peningkatan kapasitas dan keahlian para pelaksana pengadaan barang dan jasa masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo untuk mendorong terwujudnya pengadaan barang dan jasa yang berkualitas dan taat hukum. Semua pihak terkait pengadaan barang dan jasa mulai dari penguasa anggaran (PA), kuasa pengguna anggaran (KPA), pokja pengadaan layanan barang dan jasa, dan pejabat pengadaan dituntut untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, memahami tugas dan fungsi dasar, serta menguasai semua regulasi dan mampu menyerap pesan penting yang tertuang didalamnya. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Gorontalo DEddy Kadullah mengatakan, Pemkot Gorontalo memegang teguh prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa: efektif, effisien, bersaing, transparan, adil, tidak diskrimatif, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada public. Selain merupakan bagian dari komitmen good Goverment yang tidak bias ditawar dalam penyelenggaraan kepemerintahan, tujuannya agar pengadaan barang dan jasa dapat berkualitas dan berdampak positif pada peningkatan layanan publik “agar ini terwujud, setiap pengelola barang dan jasa harus professional dengan baik regulasinya. Peraturan seperti perpres Nomor 54 tahun 2010, UU Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara< Hukum Perdata, Peraturan Perpajakan, Peraturan Kepala LKBRI, Hukum Pidana, UU jasa Konstruksi, dan sederet aturan tambahan lainnya adalah regulasi terkait pengadaan barang dan jasa yang wajib diketahui,” tutur Deddy Kadullah. Sejalan dengan upayah peningkatan kapasitas dan profesionalisme pelaksana pengadaan barang dan jasa, Bagian Pembangunan dan Pengadaan Setda Kota Gorontalo Menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi penanganan Kontrak pada akhir tahun anggaran dan tata cara pengenaan sanksi pencantuman dalam Daftar hitam (blac list) perusahaan gorontalo tahun 2018. Kegiatan yang diikuti oleh 90 peserta itu, digelar selama 2 hari, senin, (12/3) s/d Selasa, (13/3) di hotel singgasana, makasar, selawesi selatan (sulsel). Bimtek itu menghadirkan pemateri yaitu ketua pendiri pusat pengkajian pengadaan Indonesia, Halid Musatafa. Deddy kadullah yang hadir membuka acara tersebut, memandang pelaksana bimtek tersebut sangat penting dalam mengsukseskan program pemerintah. Melalui bimtek para pelaksana pengadaan barang dan jasa dapat memperdalam profesionalitas dalam berkerja sehingga saat brtugas nanti dapat meminimalir potensi masala seputar pengadaan barang dan jasa sekaligus mengatasi indikasi terjadinya korupsi. Dalam bimtek pula, Deddy memintah para pejabat terkait pengadaan barang dan jasa untuk selalu berhati-hati dalam mengambil kebijakan, serta melakukan langkah-langkah, meminimalisir kesalahan dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa, namun tidak boleh terlalu kaku dan takut dengan persoalan hukum. selama

 

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

301 Hari ini

595 Kemarin

3440 Minggu ini

51440 Bulan ini

442600 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan