Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Relawan PMI Dilatih Selalu Sigap

Relawan PMI Dilatih Selalu Sigap
  • Senin, 7 Januari 2019 pukul 14:28
  • Grisselda Rafael Gobel

Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota gelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) untuk Korps Sukarela Perguruan Tinggi di Kota Gorontalo. Pelatihan yang dimaksudkan untuk membangun kemandirian peserta yang terdiri dari para mahasiswa sehingga bisa menjadi relawan yang tangguh dan selalu sigap. Saat penutupan agenda tersebut di Kantor Dinas Pangan Kota Gorontalo baru-baru ini, Ketua Cabang PMI Kota Gorontalo Jusmiaty Kiyai Demak menjelaskan, kerja-kerja relawan PMI semata demi kemanusiaan. Selain melaksanakan program donor darah, relawan juga diharapkan terlibat digarda terdepan untuk membantu penanggulangan bencana. Untuk tugas itu pula, relawan perlu menata kemandirian hidup sebelum turun membantu orang lain. Setiap relawan PMI punya tanggungjawab memfasilitasi penyelenggaraan program donor darah tetap berkelanjutan. Kebutuhan darah di setiap rumah sakit sangat bergantung pada kerja-kerja PMI. Begitu juga dalam hal kebencanaan. Penting membangun kesigapan.”Dengan cara demikian, manakala ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, PMI bisa cepat beraksi, “ujarnya. Diklat Korps Sukarela Perguruan Tinggi PMI berlangsung selama 8 hari di Gedung SKB Kota Gorontalo. Para peserta dikarantina dan diasramakan. Selama jalannya pelatihan, mereka menerima berbagai materi dari berbagai instrukutr. Peserta dilatih untuk bisa beradaptasi dan bersosialisasi antara satu dengan lainnya. Menurut Jusmiaty, pelatihan ini akan mendorong peserta untuk menjadi pribadi yang tidak mudah berkeluh kesah. Tekun dan sedia menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, tanpa menyepelekan tugas utama sebagai seorang mahasiswa. Pelatihan ini pula akan membangun kekompakkan peserta, satu sama lain saling mengenal dan dapat menjalin kerja sama. Selain itu yang perlu disadari pula, tugas PMI dalam menjalankan misi kemanusiaan tidak membedakan ras, suku, agama dan golongan. Setiap masyarakat yang tertimpa bencana atau membutuhka bantuan PMI perlu ditolong. Oleh karena itu, seusai pelatihan tersebut, para peserta bisa memahami dengan baik persoalan ini. PMI harus berada di garda terdepan membantu masyarakat. Pada tahun 2019 ini, sesuai rencana PMI Cabang Kota Gorontalo juga akan menyiapkan ruangan khusus. Relawan nantinya akan dibagi per kelompok dan akan diberlakukan sistem piket. Manakala ada warga yang membutuhkan bantuan, relawan sudah sigap di tempat. “Insya Allah pelatihan ini melahirkan generasi yang tangguh, peduli, punya jiwa sosial yang tinggi, “kata Jusmiaty. Sekretaris PMI Cabang Kota Gorontalo Tommy Jahja menambahkan, yang perlu diingat denga baik, PMI hanya mengenal dua tugas. Pertama, bagaimana bisa menjadi fasilitator untuk ketersediaan darah. Kedua, ketika ada suatu daerah yang terdampak bencana, PMI harus turun membantu.

Sumber: Gorontalo Post

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

296 Hari ini

595 Kemarin

3435 Minggu ini

51435 Bulan ini

442595 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan