Jl. H. Nani Wartabone No. 4, Gorontalo
(0435) 821012
(0435) 830412

Warga Antusias Berbelanja di TTIC

Warga Antusias Berbelanja di TTIC
  • Kamis, 10 Januari 2019 pukul 14:47
  • Grisselda Rafael Gobel

Dinas Pangan Kota Gorontalo memastikan keberadaan Tokoh Tani Indonesia Center (TTIC) Kota Gorontalo akan terus berlanjut . TTIC sebagai pasar alternative telah menyedot antusias warga karena mereka bisa berbelanja kebutuhan pangan strategis dengan harga relative lebih rendah dari harga pada umumnya. Sejalan dengan hal itu pula, Rabu (9/1), jajaran Dinas pangan selaku penangung jawab TTIC menemui langsung Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Gorontalo untuk perpanjang kontrak pemanfaatan gedung eks Kantor Bulog Kota Gorontalo yang kini digunakan sebagai TTIC. Pertemuan itu sekaligus pula membicarakan kerja sama lanjutan antara Bulog dan TTIC. “Insya Allah bulan Februari 2019 ini, masa kontrak pemanfaatan gedung milik Bulog itu akan berakhir. Di sisi lain, kita masih butuh sehingga kami mengajukan permohonan untuk perpanjang selama 1 tahun kedepan. Alhamdulillah, permohonan kita disetujui, “ujar Kepala Dinas Pangan Kota Gorontalo Tommy Jahja. TTIC merupakan program dari Kementrian Pertanian RI yang ditangkap Pemerintah Kota Gorontalo dan telah beroperasi di daerah ini sejak tahun 2018. Fungsi dari sarana ini cukup banyak. Selain menjadi media yang menyerap pangan dari petani, juga menyediakan ruang bagi UMKM untuk berjualan produk pangan di tempat tersebut. TTIC juga menggalang kemitraan dengan para distributor maupun pengusaha pangan. Produk dari para distributor dapat dijual eceran di TTIC, tetapi tetap menggunakan harga distributor. Tommy mengatakan, sejak TTIC dibuka, masyarakat begitu antusias. Respon masyarakat untuk datang berbelanja di TTIC cukup tinggi. Mereka bisa mendapatkan pangan lokal strategis seperti, beras, minyak goreng dan rempah-rempah dengan harga distributor. Di sisi lain pula, TTIC ikut berperan menjadi stabilisator harga bahan pangan. Manakala produk pangan lokal di pasar naik melampui harga eceran tertinggi (HET), TTIC tetap menjual dengan harga normal sehingga dapat menahan terjadinya gejolak harga. Kedepan ini lanjut Tommy, TTIC Kota Gorontalo akan lebih mempekuat kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Bulog, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan distributor. Apalagi Kementrian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga telah memeberikan support. “Jadi, keberadaan TTIC sangat positif, sangat membantu masyarakat. TTIC menjadi alternative pasar pangan strategis. Karena kami melihat respon masyarakat cukup baik, maka keberadaannya pun akan terus dilanjutkan, “ujarnya.(Rakyat Gorontalo)

Profil Kepala Daerah
Statistik Pengunjung

401 Hari ini

595 Kemarin

3540 Minggu ini

51540 Bulan ini

442700 Total

Polling

Menurut anda, apakah website ini sudah baik dalam penyampaian data dan informasi?

Tautan